Surabaya, liputanmu – Pimpinan Cabang (Pimcab)128 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Sambikerep kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman ideologi Islam dan Kemuhammadiyahan yang kokoh.
Pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah atau tahun 2026 Masehi ini, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang 128 Sambikerep menggelar kegiatan Baitul Arqam yang dilanjutkan dengan Ta’jil on The Road pada Sabtu (07/03/2026).
Kegiatan Baitul Arqam dilaksanakan di Masjid Al Qodar Candi Lempung yang berlokasi di wilayah Lontar, Sambikerep. Masjid milik Muhammadiyah tersebut dipilih sebagai lokasi kegiatan karena suasananya yang sejuk dan nyaman, dengan aliran sungai serta pepohonan rindang di sekitar area Masjid.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai Cabang dan Sekolah, yakni siswa Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep, Cabang 07 Tandes, serta Cabang 66 dari SD Muhammadiyah 14 Surabaya.
Mengusung tema; “Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Kepemimpinan: Menuju Kader Muda Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang Berkemajuan”, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai ideologi Islam serta semangat Kemuhammadiyahan kepada para kader muda Tapak Suci.
Hal ini dinilai penting mengingat tidak semua siswa Tapak Suci berasal dari lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Oleh karena itu, kegiatan Baitul Arqam menjadi sarana strategis untuk memperkuat pemahaman ideologi Islam dan Kemuhammadiyahan bagi para peserta.
Dalam sambutannya, Takmir Masjid Al Qodar Candi Lempung, Ustadz Drs. H. Marhaban, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini jangan hanya berhenti di bulan Ramadhan saja di Masjid Al Qodar seperti ini. Harapan kami nanti ada kegiatan-kegiatan lainnya yang diadakan di masjid Al Qodar sebagai upaya pengembangan dakwah Muhammadiyah di Sambikerep.” Ujarnya.
Ia juga mengenang masa mudanya saat aktif di Pelajar Islam Indonesia (PII) hampir setengah abad lalu, ketika melihat semangat generasi muda yang aktif berorganisasi seperti para peserta kegiatan saat ini.
Menurutnya, kegiatan seperti Baitul Arqam sangat penting bagi siswa Tapak Suci Sambikerep, tidak hanya melatih olah raga, tetapi juga olah rasa dan olah jiwa.
“Tidak hanya melatih olah raga, tetapi juga olah rasa dan olah jiwa, sehingga para kader muda Muhammadiyah dapat tumbuh sehat secara fisik maupun spiritual dalam mengawal dakwah Muhammadiyah di masa depan.” Pungkasnya. (Anang Dony Irawan).














