Surabaya, liputanmu – Sabtu, 18 April 2026 menjadi hari yang berbeda bagi siswa SMP Muhammadiyah 1 Surabaya (SPEMSA). Sejak pukul 09.00 WIB, suasana kelas terasa lebih hidup dengan hadirnya Guest English Teacher from USA, menghadirkan narasumber internasional, Lucy Yeomans.
Dengan mengusung tema; “Language Between Culture: From Classroom to Real Communication with Global Insight”, kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang tidak biasa. Bukan sekadar teori di dalam buku, siswa diajak langsung praktik berkomunikasi dengan penutur asli.
Dengan gaya santai dan penuh energi, Ms. Lucy mengajak siswa berani berbicara dalam bahasa Inggris tanpa takut salah. Ia menekankan bahwa bahasa adalah alat untuk membangun koneksi, bukan sekadar pelajaran yang harus dihafal.
“Bahasa itu hidup. Kalian tidak perlu sempurna untuk mulai berbicara, yang penting berani mencoba.” Ujarnya, disambut semangat para siswa.
Interaksi pun berlangsung hangat. Siswa diajak berdialog, bermain peran, hingga mencoba percakapan sehari-hari yang biasa digunakan dalam konteks internasional. Rasa gugup perlahan berubah menjadi percaya diri. Bahkan, beberapa siswa terlihat antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi cerita.
Kehadiran Ms. Lucy sebagai relawan dari Peace Corps memberikan warna tersendiri. Ia tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga membagikan pengalaman tentang perbedaan budaya, kebiasaan, hingga cara berkomunikasi dengan orang dari berbagai negara.
Salah satu guru SPEMSA menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. “Anak-anak tidak hanya belajar, tapi merasakan langsung. Ini yang membuat mereka lebih percaya diri dan terbuka.” Tuturnya.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen SPEMSA dalam menghadirkan pendidikan berwawasan global. Di tengah dunia yang semakin terhubung, kemampuan berbahasa dan memahami budaya lain menjadi bekal penting bagi generasi muda.
Di akhir acara, sesi foto bersama menjadi penutup yang hangat. Namun lebih dari itu, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bahwa belajar bahasa Inggris bisa menyenangkan, nyata, dan membuka jalan menuju dunia yang lebih luas. (Anas).














