Madiun, liputanmu – Mahasiswa Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Madiun (sekarang Universitas Muhammadiyah Jawa Timur atau UMJT) melaksanakan perkuliahan Praktikum I di Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Pembukaan pelaksanaan mata kuliah Praktikum I mahasiswa Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UMMAD di Kelurahan Manguharjo tersebut dilakukan awal pekan lalu.
Di Kelurahan Manguharjo ini menjadi kuliah Praktikum I tahap kedua setelah yang pertama dilakukan di Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Sabtu, 24 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Dosen Pembimbing Praktikum I, Muh. Niam, M.Sos., menyampaikan kuliah Praktikum I tersebut akan dilaksanakan selama dua bulan. Ia juga mengatakan bahwa praktikum yang dilakukan oleh mahasiswa adalah melaksanakan intervensi dengan pendampingan yang dilakukan berbentuk psikososial kepada warga Kelurahan Manguharjo.
Selain itu, fokus kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) desil 1 atau 2. Desil 1 kelompok masyarakat sangat miskin atau miskin ekstrim yang berpendapatan sangat rendah atau tidak menentu. Sementara itu, untuk Desil 2 atau kelompok miskin dengan tingkat kesejahteraan rendah.
“Fokus ke PMKS desil 1 atau 2 tapi nanti yang menentukan penerima manfaatnya itu dari pihak Kelurahan bersama pendamping Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).” Ujarnya.
Klinik Pendampingan
Muh Niam menerangkan bahwa Praktikum I yang dilakukan mahasiswa Prodi Kesos UMMAD (sekarang UMJT) juga dijalankan di Keluhan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.
Pelaksanaan Praktikum I di Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo sudah diresmikan satu pekan sebelumnya dengan target intervensi pada kelompok lansia.
“Mahasiswa belajar praktik pendampingan psikososial yang kedepan diharapkan bisa menjadi klinik pendampingan psikososial berbasis komunitas.” Terangnya.
Keberadaan klinik ini sebagai tindak lanjut kemitraan dengan kelurahan. Lokasinya ada di dua (2) kelurahan tempat Praktikum I dijalankan.
“Klinik ini nantinya jadi tempat mahasiswa memberikan pelayanan kepada penyandang PMKS.” Pungkasnya. (Humas/Joko).














