Surabaya, liputanmu— Semangat dakwah berkemajuan kembali digaungkan melalui pendekatan yang dekat dengan umat. Komunitas Bikers Muhammadiyah (Bikersmu) dan Gowes Muhammadiyah (Gowesmu) hadir meramaikan kegiatan Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan di lingkungan SMP Muhammadiyah 15 (Spemlibels) Boarding School, Surabaya. Ahad (27/09/2026).
Kehadiran komunitas pecinta motor dan sepeda dari unsur Persyarikatan Muhammadiyah ini menarik perhatian para peserta yang hadir. Acara ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa dakwah Islam dapat menjangkau berbagai kalangan, termasuk komunitas hobi dan touring.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ir. Lukman Rahim, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, yang juga merupakan Pimpinan Bikersmu dan Gowesmu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, menyampaikan pesan penting mengenai strategi dakwah masa kini. Ia menekankan bahwa dakwah kultural di dalam sebuah komunitas harus dilakukan secara dinamis dan mengikuti perkembangan zaman.
“Dakwah tidak harus selalu kaku di atas mimbar. Melalui komunitas hobi seperti Bikersmu dan Gowesmu, kita bisa merangkul masyarakat secara lebih luas, menyebarkan nilai-nilai kebaikan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dengan cara yang lebih komunikatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.” Ujarnya.
Menurutnya, pendekatan dakwah kultural berbasis komunitas ini dinilai sangat efektif untuk merangkul generasi muda dan masyarakat luas agar senantiasa dekat dengan masjid serta nilai-nilai Islam berkemajuan.
“Nah, kali ini kita mengikuti Kajian Ahad Pagi Pencerah bersama Ustadz Salim A. Fillah, selain untuk menuntut ilmu juga silaturrahim plus syiar dakwah komunitas melalui Bikersmu dan Gowesmu.” Tegasnya.
Acara Pengajian Ahad Pencerah Pagi ini diisi oleh Ustadz Salim A. Fillah, yang memberikan ilmu yang sangat luar biasa. Setelah kajian, diskusi santai antara anggota Bikersmu, Gowesmu, pihak sekolah, dan warga sekitar yang hadir, memperkuat sinergi dakwah yang inklusif dan mencerahkan. (Humas/Gus).














