Surabaya, liputanmu — Terus berkemajuan dan mencerahkan, Takmir Masjid Fastabiqul Khairat (Faskho) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonocolo menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dan bersaing dalam ajang Cabang, Ranting, dan Masjid (CRM) Award Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya. Jum’at (02/10/2026).
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan Takmir Masjid Faskho, Ustadz Kholil, saat menerima kunjungan silaturahmi sekaligus verifikasi dari Panitia CRM Award PDM Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Kholil mengungkapkan bahwa seluruh aspek tata kelola masjid, mulai dari legalitas formal hingga program-program keumatan, telah berjalan dengan tertib dan sistematis.
“Alhamdulillah, dari sisi legalitas organisasi maupun pelaksanaan program operasional dan keagamaan sehari-hari di Masjid Fastabiqul Khairat sudah kami jalankan dengan baik sesuai standar tata kelola persyarikatan.” Ujar Ustadz Kholil.
Menurutnya, keikutsertaan Masjid Faskho dalam CRM Award ini bukan sekadar mengejar kejuaraan, tetapi tolok ukur pelayanan ibadah dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Wonocolo.
“Keikutsertaan Masjid Faskho dalam CRM Award Tahun 2026 ini, bukan sekadar mengejar kejuaraan, melainkan sebagai sarana evaluasi, motivasi, serta tolok ukur dalam meningkatkan pelayanan ibadah dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Wonocolo.” Tegasnya.
Melalui kunjungan panitia ini, pihak takmir berharap Masjid Fastabiqul Khairat dapat memberikan hasil terbaik dan menjadi inspirasi bagi pengelolaan masjid-masjid Muhammadiyah lainnya di Kota Surabaya.
Masjid Fastabiqul Khairat merupakan Masjid pertama yang didirikan oleh PCM Wonocolo sejak pemekaran menjadi PCM Wonocolo dan Gayungan dan merupakan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) kedua setelah TK ABA 13. Sejak pemekaran, sebagian besar AUM berada di PCM Gayungan. (Humas/Gus).














