Metro, liputanmu – Terus berkemajuan dan mencerahkan, Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan (HW) Jawa Timur mendorong hasil Tanwir I Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan 2026 tidak sekadar menjadi dokumen keputusan, melainkan dapat direalisasikan secara nyata hingga ke tingkat qabilah. Rabu (07/10/2026).
Ketua Kwarwil HW Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi, menyampaikan harapan tersebut menyambut gelaran Tanwir I HW yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026 di Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung.
Dengan mengusung tema; “Meneguhkan Kepanduan Berkemajuan”, forum strategis ini diharapkan menjadi momentum memperkuat gerakan kaderisasi kepanduan Muhammadiyah di seluruh jenjang.
Poin-Poin Penting Arahan Kwarwil HW Jatim
Pertama, Menjaga Fondasi Nilai: Kepanduan berkemajuan dilakukan dengan memperbarui metode pendampingan tanpa meninggalkan akidah Islamiyah, akhlak mulia, disiplin, dan semangat fastabiqul khairat.
Kedua, Penguatan Kaderisasi Sejak Dini: Proses pembentukan karakter harus berkesinambungan mulai dari jenjang Tunas Athfal, Athfal, Pengenal, Penghela, hingga Penuntun.
Ketiga, Inovasi Berbasis Teknologi: Perkembangan kecerdasan artifisial dan teknologi digital perlu dimanfaatkan untuk memperkaya metode pendidikan tanpa menghilangkan tradisi kegiatan alam terbuka dan sistem beregu.
Keempat, Implementasi hingga Qabilah: Keputusan Tanwir harus diterjemahkan menjadi program konkret di lapangan, termasuk penguatan qabilah berbasis sekolah maupun ranting Muhammadiyah, peningkatan kualitas pembina, dan sinergi bersama Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Dalam kesempatan tersebut juga, Ramanda Fathurrahim menegaskan bahwa keberhasilan Tanwir I HW pada akhirnya diukur dari kemampuan seluruh jajaran pengurus dalam menerjemahkan semangat forum ini menjadi tindakan nyata. Menurutnya, meneguhkan kepanduan berkemajuan berarti konsisten menjaga jati diri.
“Meneguhkan kepanduan berkemajuan berarti konsisten menjaga jati diri sekaligus berani menatap tantangan masa depan.” Pungkasnya. (FRS).














