Sunday, March 15, 2026
Sunday, March 15, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Syiarkan Ibadah Haji Sejak Dini, Majelis Dikdasmen PDM Surabaya Apresiasi Manasik Haji

Must Read

Surabaya, liputanmu – Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, H. Dikky Syadqomullah, M.HES., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya praktik manasik haji yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) melibatkan ribuan siswa SMP/MTs Muhammadiyah se-Surabaya di Asrama Haji Sukolilo, Selasa (3/2/2026).

​Menurut Dikky, kegiatan tahunan ini merupakan bentuk syiar agama yang luar biasa, sekaligus sarana edukasi praktis bagi generasi muda Muhammadiyah dalam memahami rukun Islam yang kelima.

Membangun Kesiapan Fisik dan Spiritual

​Dikky menekankan bahwa manasik haji bukan sekadar simulasi fisik, melainkan media untuk melatih aspek spiritual siswa melalui zikir dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

​”Harapannya ke depan, anak-anak ini sudah siap secara fisik, mental, maupun rohani. Haji itu bukan hanya soal fisik, tetapi ada bentuk zikir di dalamnya. Dengan pelatihan ini, anak-anak kita terbiasa berzikir kepada Allah sejak dini,” jelas Dikky.

Kesiapan Menjadi Pengganti Orang Tua

​Selain sebagai bekal pribadi, Dikky menyebutkan bahwa pengajaran manasik sejak tingkat SMP bertujuan agar para siswa siap jika suatu saat harus mendampingi atau menggantikan peran orang tua dalam beribadah.

​”Kita tunjukkan bahwa anak-anak Muhammadiyah sudah siap ketika ada panggilan haji. Jika suatu saat orang tua berhalangan atau ada udzur, anak-anak ini sudah memiliki bekal ilmu untuk menggantikan,” tambahnya.

Bukti Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan

​Penyelenggaraan manasik haji sejak usia remaja ini juga dinilai sebagai bukti nyata dari visi pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. Dikky menyoroti bahwa pemahaman haji seringkali baru dipelajari saat usia dewasa, namun Muhammadiyah Surabaya mengambil langkah progresif dengan mengajarkannya lebih awal.

​”Kadang-kadang orang tua saja belum tentu mengerti (tata cara haji), tapi di sini kita ajarkan sejak dini. Ini menunjukkan bahwa pendidikan kita memang lebih siap dan berkemajuan,” pungkasnya. (Yuda)

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Ketua PCM Wonokromo : Selamat Milad Ke-48, Momentum untuk Bergerak Lebih Cepat 

Surabaya, liputanmu – Momentum Semarak Ramadan 1447 H sekaligus Milad ke-48 (09 Maret 1978-09 Maret 2026), Sekolah Karakter SD...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img