Surabaya, liputanmu – Perjalanan menjadi guru profesional tidak cukup hanya dengan belajar teori di bangku kuliah. Dibutuhkan pengalaman nyata, keberanian menghadapi tantangan, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.
Semangat inilah yang mewarnai pembukaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) enam mahasiswa Fakultas Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) di SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK MUDISA), Rabu (21/10/2026).
Kegiatan pembukaan berlangsung di SMK MUDISA dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Ustadz Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., serta arahan dosen pembimbing UMSURA, Dr. Murwanti. Turut hadir enam mahasiswa peserta PLP dan tiga guru pamong SMK MUDISA yang akan mendampingi proses praktik lapangan.
Dalam sambutannya, Ustadz Irvandy Andriansyah menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing. Ia berharap kegiatan PLP menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengenal dunia pendidikan secara langsung, memahami karakter peserta didik, serta mengembangkan keterampilan mengajar.
Menurutnya, guru hebat bukan hanya guru yang menguasai materi, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik, mengelola kelas, menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, dan memberikan keteladanan.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya. Bangun kedisiplinan, jaga sopan santun, hormati guru pamong, dan laksanakan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab. Jangan takut menghadapi tantangan karena dari pengalaman itulah kemampuan dan karakter seorang pendidik akan terbentuk.” Tuturnya.
Sementara itu, Dr. Murwanti menekankan pentingnya PLP sebagai jembatan antara teori perkuliahan dan praktik nyata di sekolah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan ilmu yang telah dipelajari, memperoleh pengalaman mengajar, serta meningkatkan kesiapan menjadi pendidik profesional.
Pendampingan dari tiga guru pamong SMK MUDISA juga diharapkan membantu mahasiswa memahami budaya sekolah, menyusun perencanaan pembelajaran, memilih metode yang tepat, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
Program PLP ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menyiapkan calon pendidik yang kompeten, kreatif, berkarakter, dan berintegritas. Enam mahasiswa, satu semangat, dan satu tujuan mulia: menjadi guru yang menginspirasi generasi masa depan!
SMK MUDISA berharap pengalaman PLP ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk terus bertumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi diri demi kemajuan pendidikan Indonesia. SMK MUDISA: tempat bertumbuh, tempat belajar, dan tempat menyiapkan pendidik masa depan. (Irv).














