Sunday, April 19, 2026
Sunday, April 19, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Bendahara PCM Wonokromo : Bukan Sekadar Kopi, Ini Rasa yang Punya Cerita

Must Read

Surabaya, liputanmu – Di pinggir jalan Raya Darmo sekitaran Masjid Al-Falah Surabaya, di bawah teduh payung sederhana, berdiri sebuah gerobak yang mungkin terlihat biasa bagi sebagian orang. Tak ada sofa empuk. Tak ada ruangan ber-AC. Tak ada musik kafe mahal. Sabtu (14/02/2026).

“Saya mampir bukan karena haus, tapi karena penasaran. Dan setelah merasakannya, saya paham ini bukan kopi biasa. Tapi di sini ada sesuatu yang jarang dijual di tempat lain, rasa yang lahir dari perjuangan.” Ujar Ustadz Muriansa, SE., Bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo.

Menurutnya, Konco Kopimu bukan sekadar minuman pengusir kantuk, tetapi teman perjalanan, teman bekerja, teman berpikir dan teman setelah lelah menjalani hari. Nama Konco berarti teman dan memang begitulah kopi ini hadir; dekat, hangat, dan menemani tanpa jarak.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa setiap gelas yang diseduh bukan keluar dari mesin mahal, tapi dari tangan yang membawa harapan. Harapan untuk keluarga, dan untuk usaha yang terus hidup.

“Harapan agar setiap rupiah yang masuk menjadi berkah, bukan sekadar angka.” Tegasnya.

Di Banner Tertulis Berani: Kopi Premium Rasa Bintang Lima

Dan yang membuat orang terdiam adalah satu hal, yakni harganya mulai 8 ribu rupiah. Di sinilah keajaibannya, rasa yang biasanya kamu temui di kafe mahal, kini hadir di gerobak sederhana. Bukan karena ingin terlihat mewah, tapi karena ingin memberi yang terbaik meski dari tempat yang paling sederhana.

“Orang yang datang bukan hanya pembeli, mereka jadi saksi bahwa ekonomi bisa bergerak dari trotoar. Selain itu, bahwa kerja keras masih punya tempat terhormat, dari secangkir kopi bisa membawa nilai, bukan cuma nikmat.” Tandasnya.

Ia juga mengatakan bahwa banyak yang awalnya hanya coba-coba. Tapi seringnya, mereka kembali, bukan hanya karena rasanya, tapi karena ada perasaan berbeda saat membelinya, seperti ikut mendukung sebuah perjuangan kecil yang punya makna besar.

“Di sinilah kopi berubah fungsi, bukan hanya diminum tapi dirasakan, bukan hanya dibeli tapi dihargai. Karena kadang, yang membuat sesuatu terasa istimewa bukan kemasannya, tapi cerita di baliknya.” Katanya penuh semangat.

Yang membuat orang berhenti, lanjutnya, di gerobak ini bukan cuma haus. Tapi hati yang merasa menemukan sesuatu yang tulus dari jihad ekonomi Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP) PCM Wonokromo, dari 1 gerobak menjadi 2.

“Konco Kopimu teman sederhana rasa istimewa dan cerita yang hidup di setiap tegukan.” Pungkasnya. (Taufikhi).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Semangat Kebersamaan dan Panen Amanah, PCM Ngagel Gelar Halalbihalal 1447 H

Surabaya, liputanmu - Mengambil momentum bulan Syawal, Keluarga Besar Muhammadiyah Ngagel Surabaya menggelar agenda Halalbihalal yang berlangsung khidmat di...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img