Surabaya, liputanmu – SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui penyelenggaraan Wisuda Al-Qur’an yang digelar pada Sabtu, 18 April 2026 di BBPMP Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi wisuda Al-Qur’an dengan jumlah peserta terbanyak yang pernah diselenggarakan Sekolah Unggul dan Berkarakter Smamga, yakni sebanyak 142 siswa.
Ratusan peserta tersebut terdiri dari tiga kategori, yaitu Binnadhor sebanyak 22 siswa, Bilhifdzi sebanyak 84 siswa, serta Tarjim sebanyak 36 siswa. Wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen Smamga dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berkarakter.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ir. Lukman, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Ustadz Dr. Hafidz Bakri, M.Si., Direktur Nurul Falah Ustadz Abdurrahim Hasan serta Kementerian Agama Surabaya, Ustadz H. Choirur Roziqin,
Dalam sambutannya, Ustadz H. Choirur Roziqin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada SMA Muhammadiyah 3 Surabaya.
“Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Smamga. Ini adalah wisuda Al-Qur’an dengan jumlah peserta terbanyak yang pernah saya ikuti.” Tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut juga, Ustadz Ir. Lukman, Ketua PCM Wonokromo, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para siswa Smamga Gadung Surabaya.
“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bukti keberhasilan pembinaan karakter Islami di sekolah. Kami berharap para wisudawan terus menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.” Tuturnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ustadzah Erlina Wulandari, S.Pd., Kepala SMA Muhammadiyah 3 Surabaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Visi Sekolah dalam membentuk generasi emas yang Qur’ani.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk dipahami dan diamalkan. Kami ingin para siswa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang akan menuntun masa depan mereka.” Ujarnya.
Salah satu peserta dengan capaian hafalan terbanyak, Talita Dinda Saldabila (XII.4), mengungkapkan rasa syukur dan harunya setelah mengikuti wisuda.
“Alhamdulillah, ini menjadi momen yang sangat berharga bagi saya. Semua proses menghafal penuh perjuangan, dan hari ini menjadi hadiah terindah untuk orang tua saya.” Ungkap Talita.
Suasana haru semakin terasa saat prosesi sungkem para siswa kepada orang tua. Tangis bahagia pecah, tidak hanya dari para wisudawan dan orang tua, tetapi juga para guru yang turut larut dalam momen penuh makna tersebut.
Wisuda Al-Qur’an ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga momentum spiritual yang menguatkan komitmen seluruh civitas akademika SMA Muhammadiyah 3 Surabaya untuk terus melahirkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan dekat dengan Al-Qur’an. (Nafi’).














