Ngaji Isuk Edisi 16 : Menjaga Qalbun Agar Tetap Hidup
Oleh Ustadz Muhammad Barid Sadan, S.Ag., M.Pd.I.
(Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)
Bismillah, Alhamdulillah Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa’ala ali Muhammad.
Sahabat ngaji isuk Rahimakumullah, marilah kita sejenak merenung, bukan tentang dunia, bukan tentang harta, tapi tentang qalbun kita.
Qalbun adalah pusat kehidupan. Ia yang menentukan arah langkah, apakah menuju kebaikan atau justru tenggelam dalam keburukan. Jangan kita sibuk memperindah tampilan luar, sementara qalbun kita penuh dosa
“Qalbun yang bersih akan melahirkan amal yang baik, sedangkan qalbun yang rusak akan menyeret pada kehancuran”
Allah subhanahu wata’ala berfirman QS. Ash-Syu’ara : 88-89:
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ ۙ
اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ ۗ
Artinya :”(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna kecuali orang-orang yang datang kepada Allah dengan qalbun (hati) yang bersih.”
Artinya Allah subhanahu wata’ala akan menyelamatkan kita diakhirat bukan karena jabatan, bukan karena kekayaan, tapi karena qalbun salim hati yang bersih
Dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ
أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ
Artinya :“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Sahabat ngaji isuk Rahimakumullah, jangan biarkan qalbun kita keras karena dosa. Setiap maksiat adalah noda, dan jika dibiarkan, ia akan menutup cahaya iman Riya’, Hasad, Ujub, Cinta dunia berlebihan Adalah penyakit qalbun yang bisa menutupi Cahaya iman
Allah subhanahu wata’ala berfirman QS. Al-Muthaffifiin : 14:
كَلَّا بَلْ ۜرَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
Artinya :“Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.”
Maka, bersihkanlah qalbun dengan: Taubatan nasuha, Dzikir yang mengalir, Al-Qur’an yang dibaca dan ditadabburi, Menjauhi dosa sekecil apapun
Jangan merasa aman dengan iman kita hari ini. qalbun ini mudah berbolak-balik. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mohon keteguhan kepada Allah subhanahu wata’ala, dengan berdoa :
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Artinya :“Wahai Dzat yang membolak-balikkan qalbun, tetapkanlah qalbuku diatas agamaMu.” (HR. Sunan Tirmidzi).
Sahabat ngaji isuk Rahimakumullah, Kita jaga kesucian qalbun kita semoga Allah subhanahu wata’ala selamatkan kita dunia akhirat, karena sejatinya, yang Allah nilai bukan rupa, bukan harta, tapi Qalbun dan Amal
Semoga Allah membersihkan hati kita, melembutkan jiwa kita, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang memiliki qalbun salim.
نَصْرٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُؤْمِنِينَ














