Wednesday, September 16, 2026
Wednesday, September 16, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Dari Sarangan untuk Pergerakan: AMM Sumberrejo Upgrade Kepemimpinan Kader Muda

Must Read

Magetan, liputanmu — Terus berkemajuan dan mencerahkan, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan Upgrading Kepemimpinan AMM di kawasan Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, pada 12–13 September 2026.

Kegiatan yang mengusung tema; “Upgrade Kepemimpinan AMM: Berkarakter, Berintegritas, dan Berdampak”, tersebut diikuti oleh pimpinan dan kader dari tiga organisasi otonom Muhammadiyah, yakni; Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah (NA), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cabang Sumberrejo.

Berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan sekaligus memperkuat sinergi antarkader AMM Sumberrejo.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumberrejo, KH. Adib Susilo.

Dalam sambutannya, KH. Adib Susilo menekankan pentingnya penguatan ideologi Muhammadiyah bagi setiap kader. Menurutnya, kader Muhammadiyah tidak cukup hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga harus memiliki pemahaman ideologi yang kuat agar mampu menjadi teladan dan memberikan manfaat bagi umat.

“Menjadi kader Muhammadiyah bukan sekadar aktif dalam organisasi, tetapi harus memiliki ideologi yang kuat dan mampu menjadi kader teladan bagi umat” Tegasnya.

Memperkuat Kepemimpinan dan Jati Diri Kader

Materi berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, Ustadz Suwadi Pranoto, yang juga merupakan kader Muhammadiyah Sumberrejo, dengan materi tentang; “Kepemimpinan Organisasi dan Jati Diri Kader”.

Ustadz Suwadi menekankan bahwa seorang pemimpin organisasi harus memiliki integritas, keteladanan, serta kesiapan dalam mengemban amanah.

“Dalam Muhammadiyah, kita tidak boleh meminta jabatan. Namun, ketika amanah itu diberikan, kita tidak boleh menolaknya.” Jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kader Muhammadiyah memiliki posisi penting sebagai pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah. Karena itu, kader tidak hanya dituntut mampu menjalankan roda organisasi, tetapi juga harus memahami nilai, ideologi, serta misi perjuangan Muhammadiyah.

Materi ketiga diisi dengan diskusi dan pemaparan program serta tantangan organisasi yang disampaikan oleh Wakil Ketua PCM Sumberrejo, Ustadz Lailul Nasihin, S.Pd.

Dalam sesi tersebut, masing-masing Ortom menyampaikan gagasan kegiatan, program kerja, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan roda organisasi.

Diskusi menjadi ruang bersama untuk saling mendengar, bertukar gagasan, dan mencari solusi. Melalui forum tersebut, diharapkan program AMM Sumberrejo ke depan dapat berjalan lebih terarah, kolaboratif, dan saling menguatkan.

Sementara itu, materi keempat membahas Kemandirian Organisasi yang disampaikan oleh Sekretaris PCM Sumberrejo, Ustadz Dwi Hermawanto, S.Pd. Ia menjelaskan pentingnya membangun kemandirian di setiap Ortom, baik dalam pengelolaan organisasi maupun dalam mengembangkan berbagai potensi dan peluang yang dapat mendukung keberlangsungan gerakan.

Menurutnya, kemandirian organisasi perlu dibangun secara bersama-sama dengan mengoptimalkan potensi kader serta lingkungan yang dimiliki oleh masing-masing Ortom. (Requella).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

PCM Wonokromo Gelar Rapat Perdana Bersama Kepala LKSA Jenderal Sudirman, Matangkan Legalitas, Program, hingga Renovasi Kantor

Surabaya, liputanmu – Terus berkemajuan dan mencerahkan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo menggelar rapat perdana bersama Kepala Lembaga Kesejahteraan...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img