Sunday, October 25, 2026
Sunday, October 25, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Ketua PCM Wonokromo: SEKAR Season X, Momentum Kolaborasi Bakat Anak Bertemu Karakter dan Nilai-Nilai Islami

Must Read

Surabaya, liputanmu — Anak hebat bukan sekadar anak yang mampu meraih prestasi di bidang akademik, tetapi juga anak yang tumbuh dengan akhlak mulia dan memiliki karakter yang kuat. Semangat inilah yang mewarnai penyelenggaraan ajang Panggung Apresiasi Bakat Anak Berkarakter (SEKAR) Season X di Hall IT Maspion Square, Surabaya, Sabtu (24/10/2026).

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Ustadz Ir. Lukman Rahim, hadir untuk membuka acara sekaligus menyampaikan apresiasi penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, panggung apresiasi bakat anak bukan sekadar ruang untuk menunjukkan kemampuan fisik maupun seni, melainkan momentum penting untuk menghargai proses tumbuh kembang anak.

“Panggung apresiasi bakat anak bukan sekadar ruang untuk menunjukkan kemampuan fisik maupun seni, melainkan juga momentum penting untuk menghargai proses tumbuh kembang anak, membangun rasa percaya diri, serta menanamkan karakter positif sejak usia dini.” Tutur Ustadz Lukman, panggilan akrabnya.

Di tengah tuntutan zaman yang semakin kompetitif, lanjut Ustadz Lukman, dunia pendidikan dinilai tidak boleh berhenti sebatas mengejar angka-angka di atas rapor.

“Anak-anak memang perlu dibekali kemampuan akademik yang mumpuni, namun di saat yang sama mereka juga wajib memiliki akhlak, kedisiplinan, kemandirian, dan fondasi nilai yang kokoh.” Tandas Ustadz Lukman, yang juga menjabat sebagai Ketua Takmir Masjid Syuhada Ramah Center (SRC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya ini.

Pendekatan Pendidikan Holistik SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya

Ustadz Lukman juga menyampaikan bahwa komitmen terhadap pembentukan generasi yang utuh tersebut diterapkan melalui pendekatan pendidikan holistik oleh SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya.

Sebagai wadah pengembangan potensi peserta didik, lanjutnya, sekolah ini menyediakan sebanyak 29 kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang secara khusus agar dapat disesuaikan dengan minat dan bakat masing-masing anak.

Mengingat setiap anak memiliki potensi unik—baik di bidang seni, olahraga, kreativitas, maupun keterampilan lainnya—maka tugas utama dunia pendidikan bukanlah menyeragamkan potensi tersebut.

“Sebaliknya, pendidikan harus mampu menemukan, mengembangkan, serta mengarahkannya agar tumbuh secara optimal.” Ungkapnya.

Kendati demikian, lanjut Ustadz Lukman, bahwa pendekatan holistik menyadari bahwa keterampilan dan prestasi saja belum cukup. Seluruh potensi anak harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter. Oleh karena itu, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Ketintang secara konsisten menanamkan nilai-nilai Islami, membiasakan akhlakul karimah, serta menguatkan pembiasaan menjalankan ibadah salat lima waktu dalam keseharian siswa.

“Sebab, kecerdasan tanpa akhlak dikhawatirkan akan kehilangan arah, sementara prestasi tanpa karakter akan kehilangan makna sejatinya.” Tegas Ustadz Lukman.

Lebih lanjut, Ustadz Lukman juga menegaskan bahwa anak yang hebat diukur bukan hanya dari seberapa percaya diri mereka saat tampil di atas panggung, melainkan juga dari bagaimana sikap mereka tetap santun ketika tidak keluar sebagai juara, bersikap jujur meskipun sedang tidak diawasi, serta tetap disiplin menjalankan kewajiban ibadah dan tanggung jawab meskipun tidak sedang dinilai oleh orang lain.

Menuju Sekolah Unggul di Surabaya

Komitmen terhadap mutu dan kualitas layanan pendidikan ini juga menjadi bagian penting dari perjalanan panjang Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya yang telah melalui proses akreditasi, sebagai wujud nyata ikhtiar berkelanjutan menuju predikat sekolah unggul di Kota Surabaya.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah proses pendidikan tidak semata-mata diukur dari seberapa banyak piala yang berhasil dibawa pulang ke rumah atau seberapa tinggi angka nilai yang tertera di lembar ujian.

Ukuran keberhasilan yang paling mendasar adalah bagaimana seorang anak mampu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta siap memberikan kebermanfaatan nyata bagi lingkungan sekitar. (Taufikhi).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Musibah Kebakaran Ludeskan Pusat Grosir UB “Mentari” PCM Kebonsari, Kerugian Ditaksir Capai Rp6 Miliar

Madiun, liputanmu — Kabar duka sekaligus keprihatinan mendalam datang dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebonsari, Kabupaten Madiun. Pusat grosir...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img