Surabaya, liputanmu – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Wonokromo hadir dalam Acara Pertemuan Konsolidasi dan Koordinasi Pemuda Muhammadiyah Se-Surabaya di Aula The Millenium Building (TMB) SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Cak Novan Ketua PCPM Wonokromo, Wakil Ketua; Ustadz Agus Afandi dan Muhammad Bahul. Bertiga sangat antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya.
Dalam sambutannya, Alfianur Rizal, M.Pd., Ketua Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surabaya menyampaikan bahwa sudah saatnya Pemuda Muhammadiyah kembali kepada hasil Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Balikpapan. Manifesto Pemuda Negarawan, salah satu dari 4 pilar Pemuda Negarawan adalah Politik Kebangsaan.
“Selain konsolidasi internal organisasi, Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya juga melakukan persiapan menghadapi Pilkada serentak.” Ujarnya.

Sementara itu, Abdullah As Syi’ Abul Huda, S.Sos., M.Sos, Wakil Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur menyampaikan bahwa Politik Kebangsaan Pemuda Negarawan, tentang nilai argumentasi yang ditawarkan yaitu nilai Ke-Islaman dan Kemuhammadiyahan.
“Tidak melulu transaksional dan pragmatisme yang saat ini sangat kental di ruang ruang politik. Itulah yang menjadi Ideologi Dasar Pemuda Muhammadiyah dalam mengisi ruang ruang publik. InsyaAllah hari ini agenda utama Pemuda Muhammadiyah seluruh Indonesia adalah berlomba-lomba merebut ruang publik untuk menghadirkan syiar Ke-Islaman dan Kemuhammadiyahan.” Ungkapnya.
Sementara itu, di tempat yang sama, Achmad Rosyidi, S.H.I., Bendahara PWPM Jawa Timur mengatakan bahwa Pemuda Muhammadiyah tidak boleh takut dalam berbuat, salah tidak apa-apa, lebih baik menghabiskan kesalahan saat muda sehingga nanti akan berpikiran dewasa pada saat usia matang.
“Gagal coba lagi, salah perbaiki, dan saat PDPM periode sebelumnya telah memulai komunikasi yang baik dengan berbagai pihak untuk mencoba mengambil peran dalam ruang publik, sehingga pada periode ini harus mampu untuk memainkan peran itu.” Ujarnya. (Humas/Gus).














