Tuesday, January 13, 2026
Tuesday, January 13, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
tourtravel
toyaaa
sekolahinovatif
lazizmu
smpmu4
airsuli5
previous arrow
next arrow
Shadow

Isak Tangis Mewarnai Jum’at Berkah di SD Musix Gadung Surabaya

Must Read

Surabaya, liputanmu – Kehadiran gurunya yang telah purna di sela-sela menikmati menu ayam goreng dan sayur sop, para Siswa Kelas 4 Sekolah Qur’anic and Internasional Insight SD Muhammadiyah 6 Gadung (Musix) Gudang Surabaya menangis sejadi-jadinya karena kangen dan terharu. Jum’at (08/08/2025).

Hari Jum’at hari yang ditunggu-tunggu. Karena pada hari ini anak-anak tidak membawa bekal, hal ini sudah disiapkan menu istimewa dari emak-emak pada agenda Jum’at Berkah.

“Terima kasih mama-mama yang telah berdonasi hari ini.” Ujar Oktagiana, SE., Koordinator sekaligus Ketua Paguyuban Kelas (PK).

Selanjutnya dia menyapa para siswa dan menyampaikan bahwa menu hari ini adalah sayur sop dan ayam goreng.

“Anak-anak, harus makan sayur lho, supaya kalian sehat!” Sambungnya.

“Nah, nyambung dengan pelajaran kita tadi, ya.” Seru anak-anak.

“Betul, hari ini kita membahas materi tentang fotosintesis.” Sambung gurunya.

Fotosintesis, sambungnya, tidak lepas dari klorofil. Bagian inilah yang menjadi konsumsi bagi manusia maupun hewan.

“Serat dalam sayur hijau membantu memperlancar proses pencernaan dan mencegah gangguan pencernaan seperti sembelit dan diare.” Jelas gurunya.

Setelah menu Jum’at Berkah dibagikan kepada seluruh siswa dan guru, maka dengan dipandu oleh gurunya untuk berdo’a bersama, mereka menyantap dengan lahapnya.

Sambil mengobrol bersama teman di kanan-kirinya. Mereka menikmati suasana. Di tengah-tengah asyiknya makan, tiba-tiba dikejutkan dengan datangnya seseorang yang pernah di hati mereka.

“Ustadzah Diaaaaah….! Teriak anak-anak yang sempat melihat kedatangan Badriyah, S.Pd., Guru SD Musix yang telah purna tugas dan dilepas beberapa waktu lalu.

Sontak saja anak-anak merangsek mendatangi dan memeluk dengan penuh haru.

“Kami sangat kanget ustadzah Diyah!” Seru mereka sambil menangis.

Diyah pun, panggilan akrab Badriyah, memeluk mereka dengan penuh kasih sayang.

“Ustadzah juga kangen kalian!” Bisik guru yang telah mengabdi di SD Musix lebih dari 40 tahun.

“Anak-anak harus rajin belajar dan selalu taat kepada orang tua dan gurumu, lho ya!” Pesan Diyah sambil mengusap kepala anak-anak yang merindukannya.

Setelah beberapa lama bercerita untuk saling melepaskan kerinduannya, anak-anak mengajak berfoto bersama. Setelah itu mereka berpisah.

“Kapan-kapan ke sini lagi ya, Ustadzah.” Harapan mereka dibalas dengan anggukan dan lambaian tangan. (Basirun).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Wakil Ketua PCM Wonokromo : Istiqomah Bertemu, Konsisten Bertumbuh Konco Kopimu 

Surabaya, liputanmu - Terus berkemajuan, Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo kembali meneguhkan langkah...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img