Inspirasi Kehidupan : Ketaatan Kita yang Sebenarnya!
Oleh Ustadz Taufik Hidayanto, A.Md.
(Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)
“Aneh ya, di depan palang kereta kita bisa sangat taat, tapi di hadapan larangan Allah kita sering menawar”
Di persimpangan rel, kita semua paham satu hal; jika palang pintu tertutup, kita berhenti. Tak ada yang berani menerobos. Bukan karena palangnya kuat, tapi karena kita yakin, kereta itu nyata, cepat, dan mematikan.
Lampu merah menyala. Suara peringatan berbunyi. Dan tanpa dikomando, manusia belajar taat. Namun anehnya, ketika Allah SWT memberi rambu-rambu kehidupan, ayat demi ayat diturunkan, peringatan demi peringatan disampaikan, masih banyak yang berkata; “Nanti dulu…sedikit saja…sekali ini saja.”
Padahal dosa pun datang tanpa klakson. Azab tak selalu terdengar suaranya. Dan kematian…tidak pernah memberi aba-aba. Palang pintu kereta mengajarkan kita hikmah besar, yakni:
Ketaatan lahir dari keyakinan; Kita berhenti karena yakin ada bahaya di depan. Maka seharusnya, kita lebih berhenti lagi saat Allah SWT berkata; “Jangan.”
Karena jika manusia saja kita taati demi keselamatan, mengapa perintah Allah SWT sering kita tawar?
“Hari ini kita belajar dari rel sederhana; selamat bukan karena cepat, tapi karena patuh. Dan iman adalah kemampuan berhenti, meski tak ada yang melihat, karena kita yakin Allah SWT selalu tahu”














