Jombang, liputanmu – Hari ini, halaman MI Muhammadiyah 03 (Mimuga) Jogoroto, Jombang, tampak berbeda dari biasanya. Suasana penuh semangat dan tawa memenuhi udara saat anak-anak hebat kita mengikuti kegiatan kepanduan Hizbul Wathan (HW). Sabtu (30/01/2026).
“Kegiatan hari ini bukan sekadar bermain, tapi menjadi ajang pembuktian kemandirian dan kerja sama tim para kader muda Mimuga.” Ujar Ramanda Ari, Pelatih Hizbul Wathan yang juga Wakil Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Kota Surabaya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa ada beberapa materi yang seru begitu juga penyampaian yang juga seru, mulai dari:
Pertama, Seni tali temali (pioneering); Kegiatan diawali dengan praktik tali temali. Dengan penuh konsentrasi, anak-anak belajar menyimpul dan mengikat tongkat. Tidak hanya soal teknis, di sini mereka belajar tentang ketelitian, kesabaran, dan bagaimana membangun struktur yang kokoh.
“Melihat jemari mungil mereka sibuk dengan tali adalah bukti bahwa semangat pantang menyerah sedang tumbuh subur.” Katanya.
Kedua, Game Ketangkasan yang Seru; Setelah serius dengan tali temali, suasana pecah dengan game seru. Salah satu yang paling menarik adalah uji ketangkasan dengan balap tongkat hasil kerja tim dalam tali temali menyimpul dan mengikat tongkat sebelumnya. Gelak tawa dan teriakan semangat dari teman-teman setim menjadi penyemangat luar biasa.
“Lewat permainan ini, anak-anak belajar tentang sportivitas, strategi, dan yang paling penting adalah kebersamaan.” Tandasnya.
Mengapa HW itu Penting di Mimuga?
Menurutnya, kegiatan Kepanduan Hizbul Wathan adalah salah satu pilar kami dalam membentuk karakter siswa yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang Islami.
“Melalui latihan seperti hari ini, kami yakin anak-anak tidak hanya unggul di dalam kelas, tapi juga sigap dan mandiri di tengah masyarakat.” Pungkasnya. (Ari).














