Bojonegoro, liputanmu — Semangat kemerdekaan terasa semakin istimewa bagi keluarga besar MI Muhammadiyah 18 Sumberrejo, Bojonegoro. Di tengah semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, siswa-siswi MIM 18 Sumberrejo sukses membawa pulang tiga gelar juara dalam perlombaan tingkat Kecamatan Sumberrejo.
Prestasi tersebut diraih dalam rangkaian perlombaan yang berlangsung pada 6–8 Agustus 2026. Tiga gelar juara berhasil diraih dari cabang yang beragam, mulai dari olahraga, permainan tradisional, hingga bidang keagamaan.
Adapun prestasi yang berhasil ditorehkan yakni Juara 1 Lari 100 Meter Putra, Juara 2 Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), serta Juara 3 Bakiak Putri. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah.
Selain menunjukkan kemampuan siswa dalam berkompetisi, keberhasilan ini juga memperlihatkan bahwa pembinaan potensi siswa di MIM 18 Sumberrejo terus dilakukan secara seimbang, baik dalam bidang akademik, olahraga, maupun keagamaan.
Di balik keberhasilan tersebut terdapat proses latihan yang tidak ringan. Para peserta menjalani persiapan dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan pendampingan dari guru pembimbing masing-masing. Proses tersebut menjadi bekal penting bagi siswa untuk tampil lebih percaya diri ketika berhadapan dengan peserta dari sekolah dan madrasah lain.
Untuk cabang MHQ, peserta mendapatkan pendampingan dari Ustadz Muhammad Farih, S.Pd.I., yang juga merupakan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan sekaligus Pembimbing Tahfidz. Cabang lari mendapatkan pembinaan dari Ustadz Eko Dani Prasetyo, S.Pd, sedangkan peserta lomba bakiak dibimbing oleh Ustadz Nur Khoirul Huda, S.Pd.I.
Dalam kesempatan tersebut juga, Kepala MIM 18 Sumberrejo, Ustadzah Siti Mualimah, S.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh siswa dan guru pembimbing yang telah berjuang dalam ajang tersebut.
Ia menilai, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak semata-mata diukur dari trofi atau gelar juara. Lebih dari itu, pengalaman berkompetisi menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi siswa.
“Yang terpenting bukan hanya mendapatkan juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar berani berkompetisi, menjaga sportivitas, bekerja sama, dan memberikan kemampuan terbaiknya.” Ungkap Ustadzah Mualimah.
Tiga prestasi tersebut sekaligus menjadi kado bagi MIM 18 Sumberrejo dalam momentum HUT RI ke-81. Pihak madrasah berharap capaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk berani menunjukkan bakat dan potensi yang dimiliki.
Semangat “Sekolahnya Para Juara” pun terus digaungkan. Bagi MIM 18 Sumberrejo, prestasi bukan sekadar tentang memenangkan perlombaan, tetapi tentang membangun keberanian, kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, dan karakter positif dalam diri setiap siswa.
Semangat kemerdekaan akhirnya tidak hanya dirayakan melalui berbagai perlombaan, tetapi juga diwujudkan melalui karya dan prestasi generasi muda.(Siti M.).














