Saturday, September 19, 2026
Saturday, September 19, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Upaya Perkuat Mutu Pendidikan Agama Islam, MGMP Ismuba SMP/MTs Muhammadiyah Surabaya Gelar Rapat dan Pembinaan

Must Read

Surabaya, liputanmu — Terus berkemajuan dan mencerahkan, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ismuba SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya menggelar rapat dan pembinaan pada Kamis, 17 September 2026 bertempat di SMP Muhammadiyah 1 (Spemsa) Surabaya.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, menyamakan program, serta meningkatkan mutu pembelajaran dan pembiasaan nilai-nilai Islam di sekolah Muhammadiyah.

Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Imam Sapari, S.H.I., M.Pd.I., Pembina MGMP Ismuba, dan Ustadz Dikky Syadqomullah, M.Hes., Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, yang memberikan sambutan, motivasi, serta arahan kepada para guru Ismuba. Dalam arahannya, Ustadz Imam Sapari menekankan pentingnya penguatan program bersama antar sekolah.

“Beberapa gagasan yang disampaikan antara lain penerapan kembali Uprak Ibadah kelas 7, 8, dan 9 dengan sistem pertukaran guru penguji, pelaksanaan study banding sebagai upaya peningkatan mutu pengelolaan Ismuba, serta pertukaran narasumber dalam kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) antar sekolah.” Ujar Ustadz Imam, panggilan akrabnya.

Selain itu, lanjut Ustadz Imam, MGMP Ismuba didorong untuk menyusun Buku Panduan Ibadah, Panduan Ramadhan, dan instrumen monitoring yang dapat digunakan secara seragam. Penyusunan LKS Ismuba juga menjadi salah satu agenda yang perlu dikembangkan sebagai bahan pendukung pembelajaran.

Upgrading MGMP Ismuba juga direncanakan pada 23–24 Oktober 2026, dengan tempat pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian.” Pungkasnya.

Sementara itu, Ustadz Dikky Sadqomullah memberikan penekanan pada pentingnya keterlibatan seluruh guru dalam membangun budaya dan pembiasaan nilai-nilai Islam di lingkungan sekolah.

“Guru Ismuba tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan budaya keislaman peserta didik.” Tegas Ustadz Dikky, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya, yang juga Wakil Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur.

Dalam kondisi keterbatasan waktu pembelajaran, lanjut Ustadz Dikky, guru PAI juga diharapkan mampu menentukan skala prioritas dengan memastikan materi-materi yang paling penting dapat tersampaikan secara optimal.

“Pada aspek penguatan ideologi dan organisasi, disampaikan pentingnya pelaksanaan sekolah ideologi bagi guru Ismuba, penguatan peran IPM, serta penyusunan database keaktifan siswa dalam berbagai organisasi.” Ungkapnya.

Ustadz Dikky juga menyampaikan bahwa penguatan Bahasa Arab juga menjadi perhatian. Program yang didorong meliputi tuntas buta aksara Arab, target siswa khatam Juz 30, serta menghidupkan kembali program bilingual Bahasa Arab–Indonesia di lingkungan sekolah Muhammadiyah.

“Sebagai tindak lanjut, Rapat Kerja (Raker) Ismuba diharapkan segera dilaksanakan untuk menyusun dan memperkuat berbagai program Ismuba secara bersama-sama.” Pungkasnya.

Melalui rapat dan pembinaan ini, MGMP Ismuba SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya diharapkan semakin solid dalam membangun sinergi antar sekolah serta menghadirkan pembelajaran ISMUBA yang lebih terarah, terukur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Semangat kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, ibadah, akhlak, dan nilai-nilai Islam Berkemajuan. (MGMP Ismuba).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Dari Sarangan untuk Pergerakan: AMM Sumberrejo Upgrade Kepemimpinan Kader Muda

Magetan, liputanmu — Terus berkemajuan dan mencerahkan, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan Upgrading Kepemimpinan AMM...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img