Surabaya, liputanmu – Luar biasa, siswa SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK MUDISA) kembali menunjukkan kemampuan dan kiprahnya. Bukan sekadar duduk di bangku sekolah, kali ini mereka turun langsung menjadi bagian penting dalam menyukseskan Tabligh Akbar Milad ke-114 Muhammadiyah bersama tokoh nasional Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Sabtu (31/10/2026), di SD Muhammadiyah 26 Surabaya.
Melalui Tim Kreatif Production SMK MUDISA, para siswa dipercaya mendukung produksi siaran langsung TVMU Jatim 1, publikasi, dokumentasi, dan broadcasting. Keterlibatan ini menjadi bukti nyata bahwa siswa SMK MUDISA tidak hanya belajar teori, tetapi mampu mengaplikasikan kompetensinya dalam kegiatan besar yang disaksikan masyarakat luas.
Ada kebanggaan tersendiri ketika para siswa harus bekerja di balik layar sebuah kegiatan yang menghadirkan tokoh penting Muhammadiyah. Mereka terlibat dalam pengoperasian kamera, pengambilan gambar, pengaturan visual, dokumentasi, hingga mendukung kelancaran proses siaran langsung. Menariknya, aksi para siswa ini mendapatkan apresiasi langsung dari Prof. Muhadjir Effendy.
Prof. Muhadjir Effendy Apresiasi Siswa SMK MUDISA, Beri Pesan Untuk Terus Asah Kompetensi
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., selaku Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan SMK MUDISA dalam mendukung syiar dan dakwah Muhammadiyah melalui teknologi digital.
Prof. Muhadjir mengapresiasi kontribusi para siswa yang ikut menghadirkan konten dakwah Muhammadiyah melalui siaran langsung. Menurutnya, keterampilan dan kompetensi yang dimiliki generasi muda harus terus diasah dan dikembangkan.
Prof. Muhadjir juga berpesan agar para siswa tidak berhenti belajar, terus meningkatkan kemampuan, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kreativitas digital. Pesan tersebut menjadi motivasi istimewa bagi keluarga besar SMK MUDISA, sebuah pengalaman berharga karena para siswa tidak hanya mendapatkan kesempatan praktik, tetapi juga memperoleh apresiasi dan motivasi langsung dari tokoh nasional Muhammadiyah.
Ustadz Saidul Ghulam: Pembelajaran Sesungguhnya adalah Ketika Siswa Terjun Langsung Ke Lapangan
Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Saidul Ghulam selaku pembina Tim Kreatif Production menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman nyata.
“Anak-anak tidak cukup hanya belajar teori di dalam kelas. Mereka harus diberikan kesempatan untuk terjun langsung, mengoperasikan peralatan, memahami proses produksi, bekerja dalam tim, dan menghadapi tantangan teknis di lapangan.” Ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Mereka belajar bagaimana bekerja secara profesional, menjaga kedisiplinan, membangun komunikasi, serta bertanggung jawab terhadap hasil produksi sebagai bekal ketika memasuki dunia kerja. Ia juga berharap Tim Kreatif Production SMK MUDISA semakin berkembang dan mampu menghasilkan karya-karya kreatif yang memberikan manfaat bagi sekolah, persyarikatan, dan masyarakat.
Kepala SMK MUDISA: Wujud Nyata Vokasi yang Menghubungkan Teori dan Dunia Kerja
Sementara itu, Kepala SMK MUDISA, Ustadz Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., mengungkapkan rasa bangga atas keterlibatan dan kontribusi para siswa dalam menyukseskan Tabligh Akbar Milad ke-114 Muhammadiyah. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan wujud nyata pendidikan vokasi yang menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja dan kehidupan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Anak-anak SMK MUDISA mendapatkan kesempatan luar biasa untuk terlibat langsung dalam produksi siaran Tabligh Akbar bersama Prof. Muhadjir Effendy. Ini bukan pengalaman biasa. Mereka belajar langsung di lapangan, mengaplikasikan kompetensi, dan ikut berkontribusi dalam syiar dakwah Muhammadiyah.” Tuturnya.
Ia selalu menekankan bahwa siswa SMK harus memiliki keterampilan nyata dan mental profesional. SMK MUDISA akan terus mendorong pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik melalui kolaborasi dengan persyarikatan, DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri), serta berbagai lembaga.
“Yang lebih penting, keterampilan harus dibarengi akhlak karimah. Kami ingin melahirkan generasi yang terampil, mandiri, jujur, amanah, kreatif, dan mampu memberikan manfaat. Teknologi harus menjadi sarana untuk membangun kebaikan, termasuk menyebarkan dakwah Islam yang mencerahkan.” Pungkasnya.
Dari Ruang Kelas ke Panggung Dakwah, SMK MUDISA Buktikan SMK Bisa
Keterlibatan Tim Kreatif Production dalam Tabligh Akbar Milad ke-114 Muhammadiyah menjadi gambaran bahwa pendidikan SMK memiliki peran luas dalam kehidupan masyarakat. Melalui kompetensi keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), para siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam bidang multimedia, produksi konten, publikasi, dokumentasi, dan broadcasting.
Inilah semangat pendidikan SMK MUDISA: Adab, Praktik, dan Wirausaha. Belajar bukan hanya menghafal teori. Berkarya bukan hanya mengejar nilai. Tetapi bagaimana ilmu, keterampilan, dan akhlak dapat dipadukan untuk memberikan manfaat seluas-luasnya.
Dari Keputih, siswa SMK MUDISA memberikan bukti bahwa generasi muda SMK bukan sekadar penonton perubahan, melainkan mampu menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. (Irv).














