Surabaya, liputanmu — Rangkaian kegiatan Turba Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya dibuka dengan penuh kesan dan rasa syukur. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat di aula SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya pada Ahad, 1 Nopember 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ir. Lukman Rahim, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan support atas suksesnya acara serta perjalanan dakwah persyarikatan.
Apresiasi Istimewa untuk Pembaca Al-Qur’an Difabel Netra Madrasah Qori’mu Ummi Maktum
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian dan menyentuh hati para peserta yang hadir adalah penampilan pembacaan ayat suci Al-Qur’an (Qari) di awal acara.
“Pembaca Al-Qur’an tersebut merupakan hasil didikan dari Madrasah Qori’mu Ummi Maktum, sebuah lembaga pendidikan Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas netra.” Tutur Ustadz Lukman.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo memberikan apresiasi khusus atas prestasi dan kebolehan para santri difabel netra tersebut. Hal ini membuktikan komitmen nyata Muhammadiyah dalam membangun pendidikan inklusif.
“Ini bukti dan komitmen nyata Muhammadiyah dalam membangun pendidikan inklusif yang merangkul dan memberi ruang seluas-luasnya bagi semua kalangan tanpa terkecuali, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas untuk berinteraksi dan mengkaji Al-Qur’an.” Ungkapnya.
Perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Wonokromo
Selain membahas isu inklusivitas, lanjut Ustadz Lukman, bahwa dalam forum Turba tersebut juga disampaikan laporan mengenai perkembangan dan potensi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berada di lingkungan Cabang Wonokromo.
“Keberadaan AUM di wilayah Wonokromo terus didorong untuk tumbuh dan berkembang sebagai pusat pelayanan umat, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun keagamaan.” Katanya.
Membangun Pendidikan secara Holistik dan Berkesinambungan
Ustadz Lukman juga menegaskan bahwa PCM Wonokromo konsisten dalam membangun peradaban melalui dunia pendidikan yang dikelola secara holistik dan berkesinambungan. Sistem pendidikan Muhammadiyah dirancang secara terpadu dari jenjang paling dasar hingga menengah atas:
- Pendidikan Usia Dini / TK: TK ABA 02, TK ABA 09, TK ABA 16.
- Sekolah Dasar (SD): Sekolah Qur’anic SDM 6, Sekolah Inovatif SDM 7, dan Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya.
- Sekolah Menengah Pertama (SMP): Sekolah Berbasis Pesantren, Boarding School SMP Muhammadiyah 4 (Spempat) Gadung Surabaya.
- Sekolah Menengah Atas / Kejuruan (SMA/SMK): Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya.
Dengan pola yang berkesinambungan ini, diharapkan peserta didik tidak hanya mendapatkan transfer ilmu pengetahuan umum dan agama secara utuh, tetapi juga terbina karakternya menjadi kader-kader umat dan bangsa yang berkemajuan. (Humas/Gus).














