Surabaya, liputanmu – Dalam rangka menyukseskan Sistem Penerimaan Murib Baru (SPBM) tahun pelajaran 2026-2027, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo gelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor PCM Wonokromo, Jl. Gembili 2/14 Jagir Wonokromo pada Rabu (03/12/2025).
Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Wonokromo, Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal, Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (Pauddasmen).
Hadir juga Kepala Sekolah atau yang mewakili Amal Usaha Muhammadiyah-Aisyiyah (AUMA) se-Wonokromo; TK ABA 2, TK ABA 9, TK ABA 16, Sekolah Qur’anic and Internasional Insight SD Muhammadiyah 6, Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24, Boarding School SMP Muhammadiyah 4, dan Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 Surabaya.
“Rapat Koordinasi ini kita lakukan dalam rangka kolaborasi dan sinergi program kerja, baik PCM, PCA, Dikdasmen, Pauddasmen, dan AUMA se-Wonokromo, khususnya program penguatan Bahasa Asing, dalam hal ini adalah Bahasa Inggris.” Ujar Ustadz Ir. Lukman, Ketua PCM Wonokromo ini.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selain program penguatan Bahasa Asing (Bahasa Inggris) melalui guru mengajar untuk menguatkan kompetensi lulusan masing-masing, terutama Internasional Class Program dan Bilingual Class.
“Selain itu, adalah penguatan Program Tahfidz di masing-masing Sekolah yang perlu adanya sinergitas program mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA, termasuk dalam hal peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang dilakukan secara bahu membahu.” Tegasnya.
Ia kemudian menegaskan bahwa pada intinya semua program harus disinergikan sehingga mendapatkan hasil maksimal, baik dari segi peningkatan sumber daya manusia, kompetensi lulusan, kualitas pembelajaran, sehingga menjadi pusat keunggulan.
“Semua harus sinergi, tidak boleh lagi berjalan sendiri-sendiri. Mari bersama berkomitmen membesarkan Sekolah secara bersama-sama sehingga menjadikan pusat keunggulan.” Tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pentingnya meningkatkan SDM, kualitas pembelajaran, sarapan dan prasarana, maka kepercayaan masyarakat meningkatkan. Dan peningkatan itu akan mudah dilakukan, jikalau semua pihak bisa sinergi.
“Kalau sudah kepercayaan masyarakat meningkatkan, maka jumlah siswa meningkatkan, dan disaat yang sama, kesejahteraan meningkatkan. Mari kita bersama berikhtiar sukseskan SPMB tahun 2026-2027, semoga Allah SWT memudahkan langkah kita, Aamin.” Pungkasnya. (Humas/Gus).














