Friday, May 1, 2026
Friday, May 1, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi Kehidupan : Ir. Sutami, Sang Maestro Infrastruktur yang Hidup dalam Kesederhanaan Mutlak

Must Read

Inspirasi Kehidupan : Ir. Sutami, Sang Maestro Infrastruktur yang Hidup dalam Kesederhanaan Mutlak

Oleh Ustadz Ir. Lukman 

(Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

Di balik megahnya Jembatan Semanggi, Waduk Jatiluhur, hingga Gedung DPR/MPR RI, terselip kisah seorang pria bersahaja yang kejujurannya melampaui imajinasi pejabat modern. Beliau adalah Ir. Sutami, Menteri Pekerjaan Umum yang menjabat selama 6 periode (sejak era Bung Karno hingga Pak Harto), namun wafat tanpa kemewahan sedikit pun.

Jejak Sang Penggerak Hizbul Wathan

Sebelum dikenal sebagai teknokrat ulung, jiwa kepemimpinan Sutami telah ditempa sejak muda. Beliau aktif dan berkontribusi besar dalam gerakan Hizbul Wathan (HW), organisasi kepanduan di bawah naungan Muhammadiyah.

“Nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, dan pengabdian tanpa pamrih yang diajarkan dalam Hizbul Wathan menjadi fondasi karakter Sutami hingga ia menduduki kursi kementerian”

Pengabdian Tanpa Batas, Kejujuran Tanpa Celah

Sebagai seorang insinyur lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), tangan dingin Sutami telah melahirkan berbagai karya monumental, diantaranya adalah:

Pertama, Jembatan Semanggi; Inovasi konstruksi yang menjadi ikon Jakarta.

Kedua, Waduk Jatiluhur; Salah satu bendungan terbesar di Asia Tenggara pada zamannya.

Ketiga, Gedung CONEFO (kini Gedung DPR/MPR); Simbol diplomasi Indonesia di mata dunia.

Meskipun mengelola anggaran negara yang luar biasa besar untuk proyek-proyek raksasa tersebut, Sutami sangat memegang teguh amanah. Beliau menolak segala bentuk komisi atau pemberian dari kontraktor.

“Baginya, uang negara adalah milik rakyat yang tidak boleh disentuh sepeser pun untuk kepentingan pribadi”

Inspirasi Kehidupan yang Sesungguhnya 

Kesederhanaan Sutami bukan sekadar citra, melainkan realitas hidup yang menyayat hati sekaligus mengagumkan. Terdapat dua kisah yang paling melegenda, yakni:

  • Atap Rumah yang Bocor; Saat seorang tamu berkunjung ke rumah pribadinya di Jakarta, mereka terkejut melihat ember-ember berjejer di lantai saat hujan turun. Sang menteri ternyata tidak punya cukup uang untuk memperbaiki atap rumahnya sendiri yang bocor.
  • PLN Mencabut Meteran Listrik; Karena keterbatasan finansial, Sutami pernah terlambat membayar tagihan listrik hingga petugas PLN mencabut meteran di rumahnya. Seorang menteri yang menerangi pelosok negeri dengan proyek bendungan dan listrik, justru harus gelap-gelapan di rumah sendiri karena tak sanggup membayar tagihan.

“Ia adalah menteri yang tidak pernah mengejar harta, melainkan mengejar kemanfaatan bagi nusa dan bangsa”

Akhir Hayat yang Bersahaja

Ir. Sutami wafat pada tahun 1980 karena sakit. Hingga akhir hayatnya, ia tidak meninggalkan warisan kemewahan.

“Warisannya adalah infrastruktur kokoh yang kita nikmati hingga hari ini dan sebuah teladan moral bahwa kekuasaan bukanlah jalan menuju kekayaan, melainkan jalan pengabdian yang suci”

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Kemah Asyik Hizbul Wathan Tanpa Gadget, SD Mujitu Tanamkan Kemandirian Siswa

Surabaya, liputanmu – SD Muhammadiyah 17 Surabaya (SD Mujitu) sukses menyelenggarakan kegiatan Kemah Asyik Hizbul Wathan Tanpa Gadget yang...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img