Sunday, June 7, 2026
Sunday, June 7, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Sambutan yang Meneteskan Air Mata, Menumbuhkan Harapan dari Wakil Ketua Dikdasmen PCM Wonokromo

Must Read

Surabaya, liputanmu – Di hadapan para orang tua, guru, dan tamu undangan yang memenuhi ruangan lantai 5 Hotel Luminor Surabaya di acara Purnawiyata Sekolah Berbasis, Boarding School SMP Muhammadiyah 4 (Spempat) Gadung Surabaya, Ustadzah Luluk Humaida, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo menyampaikan apresiasi yang begitu mendalam. Ahad (07/06/2026).

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, jajaran Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Ustadz Muhammad Barid Sadan, S.Ag., M.Pd.I., Ustadz Taufik Hidayanto, A.Md.,

Sambutan tersebut bukan sekadar kata-kata, tetapi ungkapan syukur atas amanah pendidikan yang telah dijalankan bersama selama bertahun-tahun. Saat menyaksikan penampilan dan penghormatan dari para siswa kepada guru-gurunya.

Khususnya kepada Ustadzah Laili Rahmi, S.Pd., Kepala Spempat Gadung Surabaya, suasana berubah menjadi haru. Air mata yang menetes bukanlah tanda kelemahan, melainkan bukti cinta yang tumbuh dari proses pendidikan yang tulus.

Air mata itu adalah saksi bahwa hubungan guru dan murid bukan sekadar hubungan akademik, tetapi ikatan hati yang dibangun dengan doa, kesabaran, dan kasih sayang.

Momen ini sekaligus menjadi jawaban bagi para orang tua yang dahulu dengan penuh harapan menitipkan putra-putrinya di SMP Muhammadiyah 4 Surabaya dan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) PCM Wonokromo.

“Hari ini mereka dapat melihat hasilnya. Anak-anak yang dahulu datang dengan langkah kecil, kini berdiri lebih dewasa, lebih berilmu, lebih berkarakter, dan siap melangkah menuju masa depan.” Ujar Ustadzah Luluk Humaida yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya ini.

Sebagaimana pesan para pendahulu Muhammadiyah, lanjut Ustadzah Luluk, panggilan akrabnya, termasuk jejak pendidikan yang diwariskan oleh AUM PCM Wonokromo dari; ABA, SDM, SMPM, hingga SMAM, tujuan pendidikan bukan hanya mencetak anak yang sukses di dunia, tetapi juga mulia di hadapan Allah SWT.

“Sukses yang sejati adalah ketika dunia diraih tanpa kehilangan akhirat.” Tegasnya.

3 Pesan Utama untuk Para Wisudawan

Karena itu, ada tiga pesan penting yang tidak boleh ditinggalkan oleh para lulusan dan orang tua:

Pertama, Jagalah Shalat: Shalat adalah fondasi kehidupan seorang muslim. Pengawasan orang tua di rumah tetap menjadi kunci.

“Anak yang menjaga shalat akan memiliki benteng yang melindunginya dari perbuatan keji dan mungkar. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, shalat adalah kompas yang akan selalu mengarahkan mereka kepada kebaikan.” Ungkapnya.

Kedua, Teruslah Mencari Ilmu: Kesuksesan tidak pernah lahir dari kemalasan. Masa depan membutuhkan ilmu, keterampilan, dan kemauan untuk terus belajar.

“Dunia berubah begitu cepat, namun orang yang berilmu akan selalu menemukan jalan untuk memberi manfaat bagi dirinya, keluarganya, agama, dan bangsanya.” Tegasnya.

Ketiga, Muliakan Orang Tua: Di balik setiap keberhasilan anak, ada doa yang dipanjatkan pada sepertiga malam, ada pengorbanan yang sering tidak terlihat, dan ada cinta yang tidak pernah meminta balasan.

“Ridha Allah bergantung pada ridha orang tua. Maka jangan pernah melupakan mereka dalam setiap langkah kehidupan.” Tandasnya.

Harapan Bagi Para Lulusan

Lebih lanjut, Ustadzah Luluk mengatakan bahwa hari ini, sebanyak 75 lulusan SMP Muhammadiyah 4 Surabaya dilepas dengan penuh kebanggaan. Harapan besar tersemat agar mereka melanjutkan perjuangan pendidikan, termasuk menuju Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya.

“Membawa nilai-nilai Muhammadiyah yang berkemajuan, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin masa depan.” Imbuhnya.

Ia juga mendoakan semoga langkah mereka selalu berada dalam bimbingan Allah SWT. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi cahaya, akhlak menjadi perhiasan, dan pengabdian menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

Bismillahirrahmanirrahim, kami melepas kalian dengan doa terbaik.” Katanya.

Di akhir sesi, Ustadzah Luluk juga berharap semoga Allah meridhai setiap langkah, memudahkan setiap perjuangan, mengangkat derajat kalian dengan ilmu, dan menjadikan kalian generasi yang sukses dunia serta bahagia di akhirat.

“Selamat menempuh perjalanan baru, anak-anak hebat SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. Masa depan menanti, dan InsyaAllah, keberkahan Allah selalu menyertai.” Pungkasnya. (Humas/Taufikhi).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Smaphore Dance Meriahkan Pengukuhan Santri Angkatan ke-10 SMP dan ke-3 SMA MBS Jaza’ul Ihsan Jombang

Jombang, liputanmu — Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti kegiatan pengukuhan santri angkatan ke-10 tingkat SMP dan angkatan ke-3 tingkat...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img