Lamongan, liputanmu — Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Baureno, Bojonegoro, gelar kegiatan Studi Tiru ke PCNA Solokuro, Lamongan, bertempat di PAUD Percontohan Aisyiyah Solokuro. Kegiatan ini mengusung tema; “Merajut Ukhuwah, Merengkuh Asa, Menuju Nasyiah Berdaya”, sebagai wujud semangat saling belajar dan memperkuat persaudaraan antar organisasi Nasyiatul Aisyiyah. Ahad (07/06/2026).
Kedatangan rombongan PCNA Baureno disambut dengan sangat hangat oleh tuan rumah, PCNA Solokuro. Keistimewaan penyambutan semakin terasa saat Dinar Voice, Tim Paduan Suara kebanggaan PCNA Solokuro, tampil memukau dan memeriahkan suasana.
Lantunan suara yang luar biasa dari Dinar Voice berhasil menciptakan kesan mendalam bagi seluruh tamu yang hadir, sekaligus mencerminkan kekayaan potensi yang dimiliki PCNA Solokuro.
Acara dilanjutkan dengan sambutan resmi oleh Mei Rohmawati selaku Ketua PCNA Solokuro. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus rasa bangga dapat menjadi tuan rumah dalam kegiatan penuh makna ini.
“Selamat datang dan kami bangga menjadi tuan rumah kegiatan Studi Tiru yang penuh makna ini.” Ujarnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ririn Mei Rohmawati mewakili PCNA Baureno menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh keluarga besar PCNA Solokuro. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk belajar bersama.
“Kami berharap besar, kegiatan ini menjadi momentum belajar bersama yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.” Katanya.
Memasuki sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama yang berlangsung interaktif dan penuh antusias. PCNA Baureno aktif menggali informasi mengenai berbagai program dan kegiatan unggulan yang telah berhasil dijalankan oleh PCNA Solokuro.
Berbagai inovasi dan praktik terbaik yang telah terbukti berdampak positif pun dibagikan secara terbuka oleh PCNA Solokuro kepada rombongan tamu.
Harapan besar dibawa pulang oleh PCNA Baureno dari kegiatan ini, yakni dapat mengadopsi dan mengembangkan hal-hal terbaik yang telah dilakukan PCNA Solokuro untuk kemudian diterapkan dan dikembangkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di wilayah Baureno.
Kegiatan Studi Tiru ini menjadi bukti nyata bahwa semangat ukhuwah dan kolaborasi antar cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah terus tumbuh subur — bahwa kemajuan satu cabang adalah inspirasi bagi cabang lainnya, demi terwujudnya Nasyiah yang semakin berdaya di setiap pelosok negeri. (Sal).














