Wednesday, July 8, 2026
Wednesday, July 8, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Khutbah Jumat di Masjid Al Washatiyah Kampus UM Jatim: Pentingnya Bersyukur dalam Kehidupan

Must Read

Madiun, liputanmu – Dosen Prodi Biokewirausahaan Universitas Muhammadiyah Madiun (UM Jatim), Muhammad Hasan Al-Banna, M.Sc., menjadi penceramah dalam khutbah Jumat di Masjid Al Washatiyah kampus UM Jatim. Dalam rilisnya Selasa, (07/07/2026).

Dalam khutbahnya, Ustadz Muhammad Hasan Al Banna mengusung tema; “Mensyukuri Nikmat Allah Melalui Keimanan, Kemanfaatan dan Pengabdian bagi Bangsa”.

Disampaikannya, Allah SWT berfirman dalam Quran Surat Ar-Rahman ayat 13 yang berbunyi; Fa bi`ayyi ālā`i rabbikumā tukażżibān, yang artinya; “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

“Ayat ini diulang berkali-kali dalam Surah Ar-Rahman sebagai pengingat bahwa seluruh kehidupan manusia dipenuhi oleh nikmat Allah yang tidak mungkin dihitung satu per satu.” Terang Ustadz Hasan.

Ustadz Hasan menyampaikan, diantara nikmat terbesar yang sering terlupakan adalah nikmat tubuh yang Allah ciptakan dengan sistem yang sangat sempurna.

Sistem Pernafasan Manusia 

Ustadz Hasan menyampaikan sistem pertama adalah sistem pernafasan dimana setiap hari manusia bernafas sekitar dua puluh ribu kali.

Udara masuk melalui hidung, disaring, dihangatkan, diteruskan menuju paru-paru hingga mencapai jutaan alveolus tempat oksigen dipertukarkan dengan karbon dioksida.

“Seluruh proses yang sangat rumit itu berlangsung terus-menerus, bahkan ketika kita sedang tidur. Tidak ada seorang pun yang harus mengingatkan paru-parunya agar tetap bekerja.” Terang Ustadz Hasan.

Kedua, Sistem peredaran darah. Jantung berdetak sekitar seratus ribu kali setiap hari, memompa darah melalui pembuluh darah sepanjang puluhan ribu kilometer yang menjangkau seluruh tubuh.

“Darah mengangkut oksigen, nutrisi, hormon, serta membawa keluar zat-zat sisa metabolisme. Semua berlangsung secara teratur dan presisi tanpa pernah kita sadari.” Jelas Ustadz Hasan.

Ketiga, Mekanisme penglihatan pada mata dengan cahaya memasuki kornea, melewati pupil yang ukurannya selalu menyesuaikan intensitas cahaya.

Lensa memfokuskan bayangan ke retina, kemudian jutaan sel fotoreseptor mengubah cahaya menjadi impuls listrik. Impuls itu diteruskan melalui saraf optik menuju otak, sehingga kita dapat mengenali warna, bentuk, jarak, dan gerakan hanya dalam hitungan sepersekian detik.

“Semua mekanisme yang luar biasa kompleks tersebut tidak berjalan karena perintah kesadaran manusia. Kita tidak pernah memerintahkan jantung untuk berdetak, paru-paru untuk bernapas, atau retina untuk menangkap cahaya. Seluruhnya berjalan sesuai sunnatullah yang Allah tetapkan.” Terang Ustadz Hasan.

Disampaikan Ustadz Hasan, dalam Q.S Adz-Dzariyat ayat 21 Allah berfirman, “Dan pada dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikan?”

Semakin berkembang ilmu pengetahuan, semakin tampak betapa sempurna ciptaan Allah. Penemuan-penemuan sains bukanlah untuk menandingi kekuasaan Allah, melainkan semakin memperlihatkan kebesaran-Nya.

Pentingnya Bersyukur dalam Kehidupan 

“Apabila semua nikmat itu kita rasakan setiap saat, maka sikap yang paling pantas adalah bersyukur.” Ujar Ustadz Hasan.

Seperti yang disampaikan Allah dalam QS Ibrahim ayat 7,

“Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” Katanya.

Ustadz Hasan menyampaikan syukur tidak cukup diucapkan dengan kalimat Alhamdulillah. Bersyukur harus diwujudkan dalam tiga bentuk.

Pertama, Syukur dengan hati, yaitu mengakui bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah semata.

Kedua, Syukur dengan lisan, yaitu memperbanyak zikir, doa, dan pujian kepada Allah.

Ketiga, syukur dengan amal perbuatan, yaitu menggunakan seluruh nikmat untuk ketaatan dan kemaslahatan.” Terang Ustadz Hasan. (Humas/Joko).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Menang Merayakan, Kalah Menjelaskan: Membedah Kontroversi Argentina vs Mesir

Menang Merayakan, Kalah Menjelaskan: Membedah Kontroversi Argentina vs Mesir Oleh Ustadz Ir. Lukman  (Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo) Pertandingan antara Argentina dan...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img