Monday, July 27, 2026
Monday, July 27, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Dorong Pemuda Miliki Kelompok Pengajian yang Menggembirakan dan Perkuat Ideologi

Must Read

Bojonegoro, liputanmu – Sekretaris Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Bojonegoro, Ramanda M. Syafi’i, M.Pd., mendorong generasi muda untuk memiliki kelompok pengajian yang menggembirakan, mampu memperkuat ideologi, serta membentuk gerakan dan kepribadian yang kokoh.

Pesan tersebut disampaikan saat memberikan materi dalam Pelatihan Jaya Melati I yang digelar di MIM 12 Sumberagung, Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro. Senin (27/07/2026).

Di hadapan para peserta yang merupakan calon pelatih Hizbul Wathan, Ramanda Syafi’i menegaskan bahwa pengajian tidak hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, mempererat ukhuwah, dan menanamkan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah secara menyenangkan.

“Pemuda perlu memiliki kelompok pengajian yang menggembirakan. Dari sana akan lahir generasi yang memiliki ideologi yang kuat, gerakan yang terarah, serta kepribadian yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.” Ujarnya.

Dalam materinya, Ramanda Syafi’i juga menjelaskan pentingnya memahami ideologi bagi para calon pelatih Hizbul Wathan. Menurutnya, ideologi berfungsi sebagai pedoman untuk mengubah keadaan melalui strategi perjuangan yang sesuai dengan paham yang diyakini.

“Ideologi memberikan arah dalam bergerak. Dengan ideologi yang benar, seorang kader mampu menyusun strategi perjuangan yang tepat untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik sesuai dengan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.” Jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa ideologi juga berfungsi mengikat solidaritas kolektif di antara para kader. Kesamaan visi dan nilai perjuangan akan melahirkan kekompakan, semangat kebersamaan, serta komitmen dalam menjalankan misi dakwah dan pembinaan generasi muda.

Menutup paparannya, Ramanda Syafi’i berpesan kepada seluruh peserta Jaya Melati I agar terus meningkatkan kapasitas diri dengan memperbanyak membaca dan aktif mengikuti berbagai kajian keislaman.

“Seorang pelatih Hizbul Wathan harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Perbanyak membaca buku, ikuti kajian keislaman, dan jangan pernah berhenti menambah wawasan. Dengan bekal ilmu yang luas, pelatih akan mampu membimbing kader-kader muda menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.” Pesannya.

Pelatihan Jaya Melati I ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak pelatih Hizbul Wathan yang memiliki kompetensi, semangat dakwah, dan ideologi yang kuat untuk membina kader-kader Muhammadiyah di Bojonegoro. (FRS).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Lolos Seleksi Administrasi, Empat Bakal Calon Kepala Smamga Surabaya Tanda Tangani Pakta Integritas

Surabaya, liputanmu – Panitia Pemilihan Kepala Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Gadung Surabaya resmi melangkah ke...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img