Sunday, October 18, 2026
Sunday, October 18, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

IMAM Muhammadiyah Mulai Pelatihan Manajemen Masjid, Lumajang Jadi Pelaksana Perdana

Must Read

Lumajang, liputanmu – Terus berkemajuan dan mencerahkan, upaya meningkatkan profesionalisme pengelolaan masjid Muhammadiyah di Jawa Timur mulai digerakkan melalui pelatihan Institut Manajemen dan Administrasi Masjid (IMAM) Muhammadiyah. Kegiatan perdana diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lumajang di Masjid Ar Rahmah, Pasirian, Lumajang.

Pelatihan yang berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) ini diikuti perwakilan 18 masjid dari Kabupaten Lumajang dengan 38 peserta. Selain itu, hadir lima peserta dari dua masjid di Kabupaten Pasuruan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ustadz Ahmad Ridlo Pambudi, S.Pd., menyampaikan bahwa IMAM Muhammadiyah dibentuk sebagai upaya mempercepat terwujudnya pengelolaan masjid yang profesional.

“IMAM Muhammadiyah, Institut Manajemen dan Administrasi Masjid Muhammadiyah, diadakan sebagai upaya percepatan pengelolaan masjid yang profesional.” Jelas Kung Ridlo panggilan akrabnya

Menurutnya, pelatihan ini tidak harus terpusat di tingkat wilayah. PDM di berbagai daerah dapat menyelenggarakan kegiatan serupa bagi masjid-masjid Muhammadiyah di daerahnya masing-masing, dengan tetap berkoordinasi bersama LPCR-PM PWM Jawa Timur.

Pola tersebut diharapkan memperluas jangkauan pembinaan sekaligus memberikan kesempatan kepada pengelola masjid untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan tata kelola kelembagaan.

Mendorong Masjid Lebih Profesional

Pelaksanaan pelatihan perdana di Lumajang menjadi langkah awal untuk mendorong semakin banyak daerah menyelenggarakan program serupa. Dengan keterlibatan pengurus masjid dari berbagai wilayah, IMAM Muhammadiyah diharapkan menjadi sarana penguatan kapasitas pengelola masjid secara berkelanjutan.

Pengelolaan masjid yang profesional tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan pemeliharaan bangunan, tetapi juga mencakup pengembangan program dakwah, pelayanan jamaah, pengelolaan sumber daya, serta pemberdayaan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, masjid diharapkan semakin mampu menjalankan peran sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kung Ridlo mengajak PDM di kabupaten dan kota lain di Jawa Timur untuk mengikuti langkah PDM Lumajang dengan mengadakan pelatihan IMAM Muhammadiyah di daerah masing-masing.

“Ayo, berikutnya kota mana yang akan mengadakan pelatihan masjid?” Ajaknya.

Ajakan tersebut menjadi dorongan bagi daerah untuk mengambil peran aktif dalam memperkuat pengelolaan masjid Muhammadiyah. Dengan dilaksanakan koordinasi LPCR-PM PWM Jawa Timur dan partisipasi PDM, program IMAM Muhammadiyah diharapkan berkembang ke berbagai daerah sehingga semakin banyak masjid memiliki tata kelola yang tertib, profesional, dan berorientasi pada kemakmuran jamaah. (FRS).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Tapak Suci Cabang 04 Wonokromo Kembali Borong Prestasi di Ajang Surabaya Rising Champion

Surabaya, liputanmu — Kabar membanggakan kembali mengharumkan nama keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang  04 Wonokromo. Para atlet...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img