Sunday, November 1, 2026
Sunday, November 1, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

300 Lebih Peserta Padati Rakor FBKK SMK Jawa Timur di Madiun, SMK MUDISA Ikut Gaspol Perjuangkan Masa Depan Lulusan

Must Read

Madiun, liputanmu – Lebih dari 300 peserta berkumpul dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) SMK Provinsi Jawa Timur pada 30–31 Oktober 2026 di Hotel Merdeka, Madiun. Pertemuan besar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarsekolah dalam mempersiapkan lulusan SMK agar semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Di tengah semangat ratusan peserta yang hadir, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK MUDISA) turut mengambil bagian dalam gerakan penguatan Bursa Kerja Khusus (BKK) demi membuka jalan yang lebih luas bagi para lulusan menuju dunia industri dan dunia usaha.

Kehadiran SMK MUDISA bukan sekadar mengikuti agenda koordinasi. Lebih dari itu, partisipasi ini menjadi wujud keseriusan sekolah dalam membangun pendidikan vokasi yang tidak berhenti pada kelulusan, tetapi berlanjut hingga siswa memiliki peluang untuk bekerja, berwirausaha, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Lebih Dari 300 Peserta, Bukan Sekadar Pertemuan Biasa

Rakor FBKK SMK Jawa Timur menjadi ajang konsolidasi dan berbagi pengalaman bagi para pemangku kepentingan pendidikan vokasi. Besarnya jumlah peserta menunjukkan pentingnya penguatan peran BKK dalam menjembatani lulusan SMK dengan kebutuhan dunia kerja.

Di tengah persaingan tenaga kerja yang semakin ketat, sekolah dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang menguasai keterampilan teknis, tetapi juga membekali mereka dengan karakter, kedisiplinan, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi.

BKK memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi lowongan kerja, menjalin kemitraan dengan perusahaan, mempersiapkan siswa menghadapi rekrutmen, serta membantu penempatan lulusan sesuai kompetensinya.

Inilah tantangan yang harus dijawab bersama: bagaimana lulusan SMK tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga memiliki kesempatan nyata untuk membangun karier dan kehidupan yang lebih baik.

Ustadz Irvandy Andriansyah: Jangan Biarkan Lulusan Berjuang Sendirian

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK MUDISA, Ustadz Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., menegaskan bahwa sekolah vokasi harus memiliki kepedulian nyata terhadap masa depan peserta didiknya, termasuk setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus mampu menghubungkan kompetensi yang dipelajari siswa di sekolah dengan kebutuhan nyata di dunia kerja.

“Bagi kami, keberhasilan SMK bukan hanya ketika siswa berhasil lulus, tetapi juga ketika mereka mampu melangkah menuju masa depan dengan percaya diri. Jangan sampai siswa sudah belajar selama tiga tahun, tetapi ketika lulus justru harus berjuang sendirian mencari arah masa depannya.” Tegas Ustadz Irvandy.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa penguatan BKK menjadi salah satu langkah penting untuk membangun jembatan antara sekolah, alumni, dan dunia industri.

“Kami ingin lulusan SMK MUDISA memiliki kompetensi yang kuat, karakter yang baik, serta kesiapan untuk memasuki dunia kerja. Karena itu, sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri harus terus diperkuat. Kita harus bergerak bersama agar semakin banyak lulusan mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan berkembang.” Tambahnya.

Ustadz Irvandy juga menyampaikan bahwa tantangan pendidikan vokasi harus dijawab melalui kolaborasi, inovasi, dan keberanian melakukan perubahan. Sekolah harus terus menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan industri sekaligus memperkuat pelayanan karier bagi peserta didik.

Ustadz Arvi Irchami: BKK Harus Jadi Jembatan Menuju Dunia Kerja, Bukan Sekadar Pemberi Informasi

Sementara itu, Ustadz Arvi Irchami, S.Pd., M.M., selaku Ketua BKK SMK MUDISA, menilai bahwa penguatan FBKK sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan penempatan kerja bagi lulusan SMK.

Menurutnya, BKK harus bergerak lebih aktif dalam membangun jejaring perusahaan, mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja, serta mempersiapkan siswa agar mampu bersaing dalam proses rekrutmen.

“BKK tidak boleh hanya menunggu informasi lowongan pekerjaan. Kita harus proaktif membangun komunikasi dengan dunia industri, memperluas kemitraan, dan mempersiapkan siswa sejak dini. Harapannya, ketika lulus, mereka sudah memiliki bekal keterampilan dan kesiapan untuk memasuki dunia kerja.” Jelas Ustadz Arvi, panggilan akrabnya.

Selanjutnya, ia juga menekankan pentingnya pendataan alumni dan evaluasi penyerapan lulusan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan vokasi.

“Harapan kami, BKK SMK MUDISA semakin berkembang, semakin kuat jejaring industrinya, dan semakin mampu membantu alumni menemukan peluang karier yang sesuai dengan kompetensinya. Kami ingin lulusan SMK menjadi generasi yang mandiri, profesional, dan mampu membanggakan keluarga serta almamaternya.” Ungkapnya.

SMK MUDISA Tancap Gas, Masa Depan Lulusan Menjadi Perjuangan Bersama

Keikutsertaan SMK MUDISA dalam Rakor Penguatan FBKK SMK Jawa Timur menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memperluas peluang karier bagi para lulusannya.

Di tengah perubahan kebutuhan tenaga kerja, sekolah dituntut untuk terus membangun hubungan yang kuat dengan dunia industri. Kompetensi kejuruan harus berjalan beriringan dengan karakter, etos kerja, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi.

SMK MUDISA ingin memastikan bahwa setiap siswa tidak hanya memiliki keterampilan untuk menyelesaikan pendidikan, tetapi juga bekal untuk menghadapi kehidupan setelah lulus.

Lebih dari 300 peserta berkumpul di Madiun. Semangat yang dibangun membawa satu pesan penting: masa depan lulusan SMK tidak boleh menjadi urusan siswa semata, melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah, dunia industri, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Dari Madiun, semangat penguatan BKK terus digaungkan. SMK MUDISA siap mengambil bagian dalam langkah bersama untuk membangun pendidikan vokasi yang semakin berkualitas, memperluas kesempatan kerja, dan mengantarkan generasi muda meraih masa depan yang lebih cerah. (Irv).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Qobilah Ahmad Dahlan SMKM 2 Jogoroto Gandeng Dansat Brimob Polda Jatim Gelar Diklat Dewan Kerabat

Jombang, liputanmu - Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan, Dewan Kerabat Qobilah Ahmad Dahlan SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img