Tuesday, January 13, 2026
Tuesday, January 13, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
tourtravel
toyaaa
sekolahinovatif
lazizmu
smpmu4
airsuli5
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi Kehidupan : Konco Kopimu, dari Gerobak Sederhana untuk Menggerakkan Ekonomi Umat

Must Read

Inspirasi Kehidupan : Konco Kopimu, dari Gerobak Sederhana untuk Menggerakkan Ekonomi Umat

Oleh Ustadz Taufik Hidayanto, A.Md.

(Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

Perempuan, Kerja Keras, dan Martabat Usaha

Di bawah payung sederhana, seorang perempuan berdiri menjaga lebih dari sekadar penjaga gerobak kopi. Ia menjaga martabat. Setiap hari, tangannya bekerja menyiapkan pesanan, menyusun menu, dan melayani pembeli dengan ketulusan. Tanpa keluhan, tanpa meminta iba. Yang ia lakukan hanya satu: “bekerja dengan jujur dan konsisten”.

Gerobak kecil itu mungkin tampak biasa bagi sebagian orang, tetapi di sanalah nilai perjuangan ekonomi umat dijalankan secara nyata—pelan, sederhana, namun bermakna.

Empati yang Hadir Lewat Tindakan

Seorang anak datang membeli kopi. Bukan sebagai simbol belas kasihan, melainkan sebagai wujud empati yang paling jujur: mendukung dengan membeli. Dari situ kita belajar bahwa kepedulian tidak selalu harus besar atau rumit. Kadang cukup dengan memilih dari siapa kita membeli, dan usaha siapa yang kita kuatkan.

Inilah nilai yang ingin dihadirkan oleh Konco Kopimu—hubungan setara antara penjual dan pembeli, antara usaha dan dukungan.

Konco Kopimu: Usaha Milik Umat

Konco Kopimu merupakan unit usaha milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, yang berada di bawah naungan Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP). Kehadirannya bukan semata-mata untuk menjual kopi, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar kolektif untuk menggerakkan ekonomi umat secara berkelanjutan.

Usaha ini dirancang sebagai ruang pemberdayaan, yakni; “Memberi peluang kerja yang bermartabat, Menghidupkan ekonomi berbasis komunitas, dan Menjadikan dakwah ekonomi sebagai praktik nyata, bukan sekadar wacana.

Dari Masjid ke Kehidupan Nyata

MEBP PCM Wonokromo memandang bahwa kekuatan umat tidak hanya dibangun dari mimbar dan kajian, tetapi juga dari kemandirian ekonomi. Konco Kopimu menjadi contoh bahwa Sekolah, Masjid, jamaah, dan masyarakat bisa saling terhubung melalui usaha yang nyata dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Setiap gelas kopi yang tersaji adalah bagian dari gerakan: “Gerakan agar umat berdaya, Gerakan agar ekonomi tumbuh dari bawah, Gerakan agar kerja keras menjadi budaya bukan beban”.

Menjadi Konco, bukan Penonton

Konco Kopimu mengajak kita semua untuk terlibat. Bukan hanya sebagai konsumen, tetapi sebagai konco—teman seperjalanan bagi usaha umat.

Karena membangun ekonomi umat tidak selalu dimulai dari modal besar. Kadang, ia bermula dari gerobak kecil di pinggir jalan, dari perempuan tangguh yang bekerja dengan amanah, dan dari kita yang memilih untuk peduli dengan cara yang nyata.

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Wakil Ketua PCM Wonokromo : Istiqomah Bertemu, Konsisten Bertumbuh Konco Kopimu 

Surabaya, liputanmu - Terus berkemajuan, Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo kembali meneguhkan langkah...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img