Thursday, May 28, 2026
Thursday, May 28, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Dua Mahasiswa Prodi Biokewirausahaan UMJT Ikuti Youth Creativepreneur Center Dinkop UMKM Provinsi Jawa Timur

Must Read

Madiun, liputanmu – Dua mahasiswa Prodi Biokewirausahaan Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) sebelumnya Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mengikuti Program Youth Creativepreneur Center (YCC) Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur.

Mereka adalah Almaeda Rizky Thomas Witaya dan Ahmad Yunus Annahar yang berada di semester 2. Secara khusus mereka mendapat undangan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Madiun. Dalam rilisnya Rabu (27/05/2026).

Program Youth Creativepreneur Center Dinkop UMKM Provinsi Jawa Timur ini dilaksanakan oleh UPT Pelatihan Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur di Aula Bakorwil I Madiun selama 2 hari, Rabu-Kamis, 20-21 Mei 2026.

Program Youth Creativepreneur Center ini dilakukan dalam bentuk Pelatihan Desain dan Branding Kaos Berbasis Bisnis Kekinian Generasi Muda berupa Design Operation Management serta Brand Content Digital Marketing.

Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi Biokewirausahaan UMJT, Irfan Miftakhul Fauzi,M.P., menerangkan, pada bagian Design Operation management, peserta mendapat pelatihan mengenai dunia industri sablon, production worldflow desain, risiko pasar industri sablon serta quality control.

Sedang di bagian Branding, Content dan Digital Marketing, peserta diberi pemahaman mengenai Basic Branding untuk Kaos, Trend & Ide Desain Kaos, Konten untuk Jualan Sablon dan Live Selling & Digital Marketing Basic.

“Harapan kami, dengan mendapatkan pelatihan tersebut mahasiswa memiiki tambahan pengetahuan dan bahan untuk update usaha dibidang yang dilatihkan sehingga lebih produktif kedepannya dan produk yang dibuat bisa lebih masif.” Ujar Irfan.

Irfan menambahkan, bahwa dua mahasiswa Prodi Biokewirausahaan yang dipilih untuk ikut serta dalam program YCC ini memang memiliki usaha di bidang sablon.

“Iya. Karena (peserta) ada syaratnya seperti itu (usaha sablon).” Katanya.

Sementara itu, Ahmad Yunus Annahar menyampaikan, pelatihan bisnis sablon yang ia ikuti sangat bermanfaat bagi anak muda yang baru memulai bisnis dan untuk menambah wawasan untuk modal bisnis kedepannya harus seperti apa.

“Pelatihan ini sangat cocok untuk kalangan anak muda dan untuk pelatihannya sangat menyenangkan.” Ujar Ahmad.

Senada, dalam kesempatan yang sama, Almaeda menyampaikan sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari pelatihan ini. Sebab pelatihan ini membuka wawasan baru baginya dan peserta lainnya tentang potensi fashion lokal.

“Kami diajarkan cara memasarkannya secara digital,memilih bahan baku, quality control produk yang baik dan penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) secara akurat.” Terang Almaeda.

Almaeda menambahkan, pelatihan ini berhasil membangun memotivasi dirinya dan peserta lainnya untuk berani memulai bisnis kaos yang berkarakter. (Humas/Joko).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Wujud Kebersamaan, MTs Muhammadiyah 1 dan MA Muhammadiyah 2 Banjaranyar Gelar Salat Iduladha dan Penyembelihan Hewan Kurban Bersama

Bojonegoro, liputanmu — MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar dan MA Muhammadiyah 2 Banjaranyar menggelar Salat Iduladha 1447 Hijriyah serta penyembelihan...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img