Sidoarjo, LiputanMu-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Kali ini, Rizka Noor Rahmah, siswi International Class X-5A berhasil meraih Juara 1 Story Telling Contest dalam ajang FPIP Edufair 2026 Tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Kamis (11/6/2026).
Kompetisi yang berlangsung di Gedung GKB Lantai 4 Umsida tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah di Jawa Timur. Dalam penampilannya, Rizka sukses memikat perhatian dewan juri melalui penguasaan bahasa Inggris yang baik, ekspresi yang kuat, serta kemampuan bercerita yang komunikatif dan penuh penghayatan.
Dengan intonasi yang jelas dan penampilan yang percaya diri, Rizka mampu menghidupkan cerita yang dibawakannya. Penampilannya yang memukau membuatnya unggul dari para peserta lainnya dan berhak membawa pulang gelar juara pertama.
Rizka mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam FPIP Edufair 2026 merupakan pengalaman yang sangat berkesan. Pada kompetisi kali ini, ia kembali memilih cabang lomba storytelling yang telah menjadi salah satu bidang yang ia tekuni.
“Perlombaan storytelling ini terdiri dari dua tahap, yaitu babak penyisihan dan final. Sejak awal saya sudah menyiapkan dua naskah cerita karena jarak waktu antara penyisihan dan final cukup singkat. Meskipun saat itu saya belum mengetahui apakah akan lolos ke babak final, saya merasa persiapan sejak awal adalah langkah yang tepat,” ujarnya.
Menurut Rizka, keberhasilannya tidak lepas dari semangat belajar yang intens dan juga dukungan dari guru pembimbing Alifia Widianti SPd MH yang senantiasa memberikan arahan, masukan, serta evaluasi selama proses latihan.
“Ibu Alifia Widianti membantu saya dalam menyiapkan naskah dan melatih penampilan. Saran-saran yang beliau berikan sangat membangun dan membuat saya lebih percaya diri saat tampil di depan juri,” tambahnya.
Pada kompetisi tersebut, Rizka mengangkat tema “Twisted Fairytale” dengan menghadirkan dua cerita yang dimodifikasi sesuai kreativitasnya. Pada babak penyisihan, ia membawakan kisah “Little Red Riding Hood: The Crimson Curse”, sedangkan pada babak final ia menampilkan “Snow White: The Mirror of Vengeance”.
Tidak hanya menyusun alur cerita yang menarik, Rizka juga menyiapkan berbagai properti dan kostum pendukung yang berbeda untuk setiap penampilan. Menariknya, seluruh properti dan kostum tersebut dibuat sendiri di rumah dengan bantuan sang Ibu yang selalu mendampinginya dalam setiap kompetisi.
“Setiap cerita memiliki karakter dan suasana yang berbeda, sehingga saya menyesuaikan kostum serta properti agar penampilan lebih maksimal dan sesuai dengan tema yang diangkat,” jelasnya.
Lebih dari sekadar meraih kemenangan, Rizka mengaku bersyukur karena kompetisi tersebut juga memberinya kesempatan untuk menjalin pertemanan dengan peserta dari berbagai daerah.
“Saya sangat senang bukan hanya karena berhasil meraih juara 1, tetapi juga karena bisa bertemu dan berkenalan dengan banyak teman baru. Kami saling berbagi pengalaman lomba, bertukar media sosial, dan berharap bisa bertemu lagi di kompetisi-kompetisi berikutnya,” tuturnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi di berbagai ajang prestasi.
(Nashiiruddin)














