Thursday, June 11, 2026
Thursday, June 11, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Perkuat Karakter Islami, SD Musix Gandeng Mahasiswa Umsura Edukasi Anti-Bullying

Must Read

Surabaya, liputanmu – Komitmen Sekolah Qur’anic and Internasional Insight SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) dalam memperkuat fondasi pendidikan karakter siswa terus digalakkan. Langkah nyata tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan edukasi anti-bullying (perundungan) yang bersinergi dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Kamis (11/06/2026).

Melalui program Project Based Learning (PJBL), tim mahasiswa menghadirkan pembelajaran interaktif bagi siswa kelas 5 dan 6 mengenai pentingnya mencegah perundungan sejak dini.

Kegiatan edukatif ini dibimbing langsung oleh Ustadzah Dr. Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah, S.Ud., M.Pd. Adapun tim pelaksana mahasiswa diketuai oleh Dani Ario Kusuma, dengan anggota Nurul Ramadhani (sekretaris), Layyina Utami Nurintani (acara), Sulthan Rake Anjaz (perlengkapan), dan Kemas Achmad Rafi Fahmi (dokumentasi). Kehadiran mereka didampingi oleh dosen pengampu Psikologi Umsura, Agus Poerwanto, S.Psi., M.Kes., yang sekaligus bertindak sebagai pemateri utama.

Kupas Tuntas Akar Perundungan

Dalam paparannya, Ustadz Poerwanto mengupas tuntas materi seputar definisi perundungan, mengenali ciri-cirinya, hingga membedah berbagai bentuk bullying yang kerap terjadi, seperti perundungan fisik, sosial, hingga cyberbullying (perundungan di dunia maya).

Tak hanya itu, Ustadz Agus, sapaan akrabnya, juga memaparkan faktor penyebab mengapa seseorang tega melakukan perundungan, sekaligus memberikan bekal taktis mengenai sikap apa yang harus diambil siswa jika mereka menjadi korban atau saksi perundungan.

Atmosfer di dalam ruangan berlangsung sangat dinamis dan menyenangkan. Para siswa tidak sekadar menjadi pendengar pasif, melainkan aktif berdiskusi serta berani membagikan pandangan mereka. Untuk menguji daya serap materi, tim mahasiswa Umsura menggelar sesi permainan (game) edukatif di akhir acara.

Ketangkasan “Sahabat Gen Q”

Suasana ruang kelas mendadak riuh saat panitia mulai melemparkan pertanyaan rebutan untuk menguji pemahaman siswa.

“Siapa yang bisa menyebutkan jenis perundungan yang terjadi melalui aplikasi WhatsApp?” Tanya Dani Ario Kusuma memancing audiens.

Dengan penuh semangat, para siswa saling berebut mengangkat tangan. Alvio, salah satu siswa yang ditunjuk, menjawab dengan sangat percaya diri, “Itu termasuk perundungan cyberbullying, Kak!” Ujarnya.

Selanjutnya, siswa juga ditantang untuk menjelaskan langkah konkret yang harus dilakukan ketika menghadapi bullying. Berbagai jawaban cerdas dilontarkan dengan lugas oleh para siswa SD Musix yang akrab dijuluki “Sahabat Gen Q” (Generasi Qur’ani) ini.

Melihat antusiasme dan tingkat pemahaman yang begitu matang, tim mahasiswa dari Fakultas Psikologi Umsura mengaku bangga dan puas atas capaian edukasi kali ini.

Kegiatan ini dinilai sangat sejalan dengan visi besar SD Musix dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul di sektor akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta berakhlak mulia.

Melalui edukasi intensif ini, Sahabat Gen Q diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka dengan terus menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, serta berani menyuarakan gerakan Stop Bullying. (Basirun/Kontributor SD Musix Surabaya).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Tampil Memukau, Rizka Noor Rahmah Raih Juara 1 Story Telling FPIP Edufair 2026

Sidoarjo, LiputanMu-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Kali ini, Rizka Noor Rahmah, siswi International...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img