Thursday, September 24, 2026
Thursday, September 24, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

PesanJtu Spemsa: Meneguhkan Aqidah, Menguatkan Karakter, Menyiapkan Generasi Masa Depan

Must Read

Surabaya, liputanmu – Malam yang biasanya menjadi waktu untuk beristirahat berubah menjadi ruang pembelajaran dan perenungan bagi siswi kelas 9 putri SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Melalui Pesantren Jumat–Sabtu (PesanJtu) yang digelar pada Jumat–Sabtu, 7–8 Agustus 2026, para siswi diajak belajar, beribadah, berdiskusi, sekaligus membangun karakter.

PesanJtu bukan sekadar kegiatan pesantren di sekolah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar pendidikan SMP Muhammadiyah 1 Surabaya dalam membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara iman, ilmu, akhlak, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi masa depan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Focus Group Discussion (FGD) materi Kemuhammadiyahan bersama Ustadzah Hurrun In Ni’mah. Melalui diskusi yang interaktif, peserta diajak mengenal lebih dekat nilai-nilai dan perjuangan Muhammadiyah serta menumbuhkan kesadaran untuk menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemahaman Keislaman kemudian diperkuat melalui materi Fiqih Thaharah yang disampaikan oleh Ustadzah Pujiati Mukti Rahayu. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya bersuci sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah seorang muslim.

Salah satu materi yang relevan dengan kehidupan remaja saat ini adalah; “Menjaga Aqidah di Era Modern”, yang disampaikan Ustadz Anas Febriyanto. Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membuat generasi muda perlu memiliki fondasi aqidah yang kuat. Karena itu, para siswi diajak untuk tetap kritis dalam menyikapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.

Penguatan kecintaan terhadap Al-Qur’an dilakukan melalui Tahsin Al-Qur’an bersama Ustadz Abdul Fatah. Peserta dibimbing untuk memperbaiki kualitas bacaan sekaligus membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, Ustadz Asyari menyampaikan materi; “Membangun Generasi Berkarakter dengan Meneladani Akhlak Nabi SAW”, dimana keteladanan Rasulullah Muhammad SAW menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi yang jujur, amanah, santun, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Tidak hanya berbicara tentang kehidupan akhirat, PesanJtu juga membekali peserta dengan wawasan tentang masa depan. Melalui materi; “Strategi Menjadi Generasi Sukses”, yang disampaikan Ustadz Purnama, para siswi diajak menyusun langkah dan kebiasaan positif untuk meraih cita-cita.

Suasana malam semakin khusyuk ketika peserta mengikuti qiyamul Lail. Momentum ini menjadi ruang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bermuhasabah, dan menumbuhkan kesadaran bahwa kesuksesan seorang muslim tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi, tetapi juga dari kedekatan kepada Allah SWT dan kebermanfaatannya bagi sesama.

Pagi harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Tafsir Ayat-Ayat Pilihan bersama Ustadz Fauzan. Para siswi diajak memahami pesan Al-Qur’an secara lebih mendalam dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Rangkaian PesanJtu kemudian ditutup dengan kegiatan PBB dan olahraga bersama IPM. Aktivitas ini menjadi sarana membangun kedisiplinan, kekompakan, kebugaran, serta semangat kebersamaan.
PesanJtu menghadirkan pesan penting bahwa pendidikan tidak berhenti di dalam ruang kelas. Karakter dibentuk melalui pengalaman, keteladanan, pembiasaan, ibadah, interaksi, dan proses belajar yang menyentuh kehidupan nyata.

Bagi siswi kelas 9, kegiatan ini menjadi salah satu bekal sebelum mereka melangkah menuju jenjang pendidikan berikutnya. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi siswa yang cerdas, tetapi juga pribadi yang kokoh aqidahnya, baik akhlaknya, luas ilmunya, kuat mentalnya, dan siap menghadapi perubahan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Surabaya (Spemsa), Ustadz Husnur Rif’an, menyampaikan harapannya semoga anak-anak menjadikan iman sebagai fondasi, ilmu sebagai bekal, akhlak sebagai identitas, dan kedisiplinan sebagai jalan menuju kesuksesan di masa mendatang.

“PesanJtu pun menjadi pengingat bahwa generasi masa depan tidak cukup hanya memiliki kecerdasan. Mereka membutuhkan iman sebagai fondasi, ilmu sebagai bekal, akhlak sebagai identitas, dan kedisiplinan sebagai jalan menuju kesuksesan.” Tuturnya.

Dari PesanJtu, tumbuh harapan: lahir generasi putri Muhammadiyah yang tidak hanya sukses meraih cita-cita, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang membawa kebaikan di mana pun berada. (Anas Febriyanto).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Kemeriahan Pentas Seni KSMN 2: Ajang Kreativitas Santri Muhammadiyah Tampilkan Ragam Budaya Indonesia

Malang, liputanmu — Kemeriahan menyelimuti ajang Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) Ke-2 pada Selasa (22/09/2026). Salah satu agenda yang...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img