Saturday, May 9, 2026
Saturday, May 9, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Tingkatkan Kebugaran Jasmani, Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Bekali Scurity Muhammadiyah dengan Bela Diri Tapak Suci secara Rutin

Must Read

Surabaya, liputanmu – Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo adaka  pembinaan fisik yang dilakukan setiap dua pekan sekali bagi para satpam di lingkungan Pendidikan Muhammadiyah Gadung Surabaya adalah langkah positif yang patut diapresiasi.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kebugaran tubuh, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan di lingkungan yang sangat dinamis, seperti sekolah. Dimana di area Komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung terdapat 3 AUM bidang pendidikan yakni; SDM 6, SMPM 3 dan SMAM 3.

Dalam rilisnya, Ustadz Taufik Hidayanto, A.Md., Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo menyampaikan bahwa satpam memegang peranan penting dalam menciptakan rasa aman bagi siswa, guru, dan seluruh civitas akademika. Oleh karena itu, memiliki kondisi fisik yang prima sangat krusial. Pembinaan yang dilakukan secara rutin ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan tubuh, kelincahan, dan kemampuan respons terhadap situasi darurat.

“Program latihan yang terjadwal ini juga memberikan kesempatan bagi satpam untuk menjaga stamina mereka. Kita memastikan mereka tetap bugar, meskipun tugas yang dihadapi terkadang menuntut banyak energi.” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa yang menarik adalah keterlibatan Ustadz Kusnanang, seorang pendekar Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang aktif melatih Tapak Suci di lingkungan PCM Wonokromo.

Suasana Kegiatan Pembinaan Rutin Scurity Komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Wonokromo Surabaya 

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Ustadz Kusnanang Pendekar Tapak Suci Putera Muhammadiyah menyampaikan bahwa Tapak Suci Putera Muhammadiyah adalah bela diri dengan filosofi yang mengedepankan ketahanan tubuh dan kekuatan mental, sangat cocok untuk pembinaan fisik yang menyeluruh.

“Tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga disiplin, fokus, dan kesiapan mental untuk menghadapi segala tantangan yang mungkin muncul.” Ujarnya.

Ia lantas menjelaskan bahwa keunggulan lain dari pelatihan ini adalah integrasi nilai-nilai bela diri yang selaras dengan semangat dan karakter yang ingin dibangun dalam lingkungan pendidikan Muhammadiyah.

“Dengan memiliki fisik yang tangguh dan mental yang kuat, satpam diharapkan bisa lebih siap dalam menghadapi segala kemungkinan ancaman, sekaligus memberikan contoh yang baik bagi siswa dan staf di sekitar mereka.” Tambahnya.

Secara keseluruhan, pembinaan fisik yang dilakukan secara rutin ini tidak hanya meningkatkan kualitas satpam dalam menjalankan tugas, tetapi juga memperkuat rasa aman dan nyaman di lingkungan pendidikan Muhammadiyah Gadung.

“Sebuah upaya yang sangat bermanfaat untuk menciptakan atmosfer yang kondusif bagi proses pendidikan yang lebih baik.” Tandasnya. (Humas/Taufik).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Siswa Tahfidz Smamita Rasakan Pengalaman Nyantri Sepekan di Pondok Pesantren Karang Asem

Lamongan, liputanmu - Suasana pesantren yang sarat nilai spiritual menjadi pengalaman berkesan bagi para siswa Tahfidz Class SMA Muhammadiyah...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img