Surabaya, liputanmu – Di tengah hiruk-pikuk suasana Kota Pahlawan, TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 12 Surabaya menghadirkan kesejukan melalui aksi sosial “Tebar Takjil” pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi sekolah untuk menanamkan nilai adab, keimanan, dan kepedulian sosial kepada para siswa sejak usia dini.
Kolaborasi dan Sinergi
Aksi religi ini merupakan hasil kolaborasi apik antara seluruh komponen sekolah—mulai dari murid, pendidik, tenaga kependidikan, hingga wali murid—yang bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Genteng.
Rute pembagian takjil dimulai dari halaman sekolah di kawasan Blauran, kemudian menyisir gang-gang kampung padat penduduk, hingga berakhir di titik ramai Jalan Tanjung Anom. Dengan senyum lebar, para siswa kecil ini tampak antusias membagikan paket berbuka kepada warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.
Lebih dari Sekadar Berbagi
Kepala Sekolah TK ABA 12, Nur Astutik, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana edukasi nyata bagi anak didik.
”Kami berharap tebar takjil ini menjadi tradisi kebaikan yang berkelanjutan. Tujuannya jelas: mempererat silaturahmi serta membangun jiwa kepedulian dan kebersamaan pada anak-anak,” ujar Nur Astutik.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang “unjuk gigi” bagi sekolah agar lebih dikenal luas oleh masyarakat Surabaya, khususnya di wilayah Genteng dan sekitarnya.
Menghidupkan Tradisi Ramadhan
Di bulan Ramadhan yang penuh rahmat, aksi ini menjadi pengingat pentingnya merekatkan tali silaturahim antar warga. Suasana hangat tercipta saat interaksi terjadi antara murid-murid TK dengan masyarakat luas, membuktikan bahwa pendidikan karakter (adab) paling efektif dilakukan melalui praktik langsung di lapangan.
Melalui langkah kecil dari kaki-kaki mungil siswa TK ABA 12 ini, diharapkan semangat berbagi dapat terus tumbuh dan membawa berkah bagi kemajuan sekolah serta masyarakat luas di masa depan. (yupan)














