Surabaya, liputanmu – SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Spemsa) menggelar kegiatan Sosialisasi Parenting tentang Bahaya Narkoba yang dirangkai dengan penerimaan rapor siswa kelas 7 dan 8 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan LSM BLASS sebagai upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.
Mengusung tema; “Peran Orang Tua/Wali dalam Mendidik Anak”, kegiatan ini dihadiri oleh wali murid kelas 7 dan 8 yang antusias mengikuti materi parenting dan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Hadir sebagai narasumber, Dedi Supriadi dan Abdul Hakim, yang memberikan pemahaman tentang pentingnya keterlibatan keluarga dalam membentuk karakter anak serta mencegah pengaruh negatif lingkungan.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dan utama dalam melindungi anak dari bahaya narkoba. Ia juga mengingatkan untuk membangun komunikasi yang baik dan menjadi teladan dalam keluarga.
“Orang tua diharapkan mampu membangun komunikasi yang terbuka, memberikan teladan yang baik, serta menciptakan suasana rumah yang nyaman sehingga anak merasa aman untuk berbagi berbagai persoalan yang dihadapinya.” Ujarnya.
Selain itu, disampaikan pula mengenai faktor-faktor perlindungan dari keluarga, seperti pengawasan yang tepat, kedekatan emosional antara orang tua dan anak, penanaman nilai-nilai agama, serta dukungan terhadap kegiatan positif yang dapat membentuk karakter dan kepercayaan diri anak.
Faktor-faktor tersebut menjadi modal penting agar anak memiliki ketahanan diri dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan di era modern.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya (Spemsa), Ustadz Husnur Rif’an, menyampaikan bahwa pendidikan anak tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada sekolah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan parenting ini, kami berharap terjalin kesamaan visi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik anak. Bahaya narkoba harus menjadi perhatian bersama, dan keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk generasi yang berkarakter, berprestasi, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.” Ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan wali murid. Setelah sosialisasi selesai, acara dilanjutkan dengan penerimaan rapor siswa sebagai bentuk penyampaian hasil belajar selama satu semester.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 1 Surabaya berharap terbangun kesadaran bersama bahwa peran orang tua bukan hanya sebagai pendamping belajar, tetapi juga sebagai pelindung dan pembimbing utama yang mampu mengarahkan anak menuju masa depan yang sehat, aman, dan berprestasi menuju indonesia emas 2045.(Anas/Kontributor Spemsa).














