Sunday, September 13, 2026
Sunday, September 13, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi Kehidupan: Ranting Bergerak, Masalah Kecil Jangan Biarkan Jadi Tembok Besar

Must Read

Inspirasi Kehidupan: Ranting Bergerak, Masalah Kecil Jangan Biarkan Jadi Tembok Besar

Oleh Ustadz Taufik Hidayanto, A.Md.

(Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

Ada satu hal yang sering kita lupa dalam berorganisasi: “Masalah yang kecil tidak selalu menjadi besar karena persoalannya. Kadang ia menjadi besar karena ego yang dipelihara terlalu lama”.

Suasana dalam gambar ini bukan sekadar pertemuan. Ada orang-orang yang duduk bersama, saling mendengar dan mencoba memahami persoalan dari sudut pandang yang berbeda.

Dalam konteks ini, Ustadz H. Muhammad Jemadi, S.Ag., M.A., M.Pd., Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya hadir menjadi jembatan mediasi antara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jagir Mulyo.

Bukan untuk mencari siapa yang paling benar, bukan pula untuk menentukan siapa yang harus kalah. Tetapi mencari jalan agar organisasi kembali bisa berjalan bersama.

Allah mengingatkan:

وَالصُّلْحُ خَيْرٌ

Artinya :“Dan perdamaian itu lebih baik”. (QS. An-Nisa: 128).

Ayat ini sederhana, tetapi dalam sekali maknanya. Dalam organisasi, kita boleh berbeda cara berpikir, boleh berbeda sudut pandang, bahkan boleh berbeda pendapat. Tetapi jangan sampai perbedaan membuat kita berhenti bergerak.

Kadang solusi sebenarnya sederhana: Turunkan ego, mau mendengar, pahami posisi orang lain, buka komunikasi, lalu fokus pada inti masalah. Jangan sibuk mencari siapa yang salah sampai lupa mencari apa yang bisa diperbaiki.

Rasulullah ﷺ juga mengingatkan:

لَا تَهَاجَرُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا

Artinya :“Janganlah kalian saling membenci, saling membelakangi, tetapi jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Maka ketika ada masalah di ranting, jangan buru-buru membuat jarak. Duduk bersama, bicarakan dengan kepala dingin, yang keras dilunakkan, yang tersinggung ditenangkan. Yang keliru diperbaiki, yang benar tidak perlu merasa menang. Sebab organisasi ini bukan milik ego kita.

Ada dakwah yang lebih besar, ada umat yang harus dilayani, dan ada amal usaha yang harus dijaga. Jangan sampai persoalan internal yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan komunikasi justru menjadi duri yang terus menghambat langkah organisasi.

Maka fokusnya bukan: “Siapa yang menang?”

Tetapi: “Bagaimana masalah ini selesai, hubungan tetap baik, dan perjuangan kembali berjalan?”

Itulah indahnya musyawarah. Bukan menghilangkan perbedaan, tetapi menemukan jalan agar perbedaan tidak menjadi penghalang perjuangan.

Karena kadang yang dibutuhkan organisasi bukan orang yang paling keras suaranya, tetapi orang yang bersedia menjadi jembatan. Turunkan ego, perkuat komunikasi, selesaikan masalah dan lanjutkan perjuangan.

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Ketum PP Muhammadiyah Resmi Luncurkan Logo Tanwir dan Milad ke-114 di Palu Sulawesi Tengah

Yogyakarta, liputanmu — Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., resmi meluncurkan logo Tanwir...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img