Saturday, September 12, 2026
Saturday, September 12, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Ketum PP Muhammadiyah : EMT adalah Wujud Dakwah Islam Rahmatan lil-‘Alamin

Must Read

Yogyakarta, liputanmu – Muhammadiyah resmi mencatatkan sejarah baru sebagai Emergency Medical Team (EMT) pertama di Indonesia yang terverifikasi secara internasional oleh World Health Organization (WHO). Senin (25/10/2025).

“Saya dengan penuh kebanggaan menyampaikan selamat kepada MDMC dan semua lembaga terkait seperti Lazismu, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang), Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI), serta Muhammadiyah Aid atas pencapaian prestasi terverifikasi di tingkat global ini.” Ujar Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua penggerak dari pimpinan sampai para relawan atas pengkhidmatannya sehingga Muhammadiyah memperoleh EMT dari WHO.

“Saya juga menyampaikan terimakasih kepada pihak WHO, khususnya Dr. Tamara Curtin Niemi, Team Leader Health Emergency, WHO Indonesia, atas pemberian status EMT tersebut.” Ungkapnya.

Prof. Haedar juga berharap semoga dengan verifikasi EMT dari WHO ini kiprah Muhammadiyah dalam program kesehatan dan kemanusiaan maupun kerjasama dengan WHO serta lembaga dunia lainnya di level global semakin baik dan meluas.

“Praksis Al-Ma’un diaktualisasikan secara umum dan kelembagaan yang diperankan oleh Lazismu, MDMC/LRB, MPKU, MPKS, MPM, dan gerakan komunitas dalam melayani berbagai kegiatan sosial kemanusiaan secara tersistem yang mengandung pemecahan masalah, penanganan krisis, pemberdayaan, pembebasan, dan pemajuan.” Tegasnya.

Jadi, lanjut Prof. Haedar, ini bukan program sporadis dan pelayanan karitatif jangka pendek semata. Karenanya sangat tepat jika memperoleh verifikasi EMT di tingkat global.

“Muhammadiyah dengan gerakan sosial kemanusiaan tersebut memperoleh penguatan melalui program internasionalisasi sehingga menjadi simultan.” Tandasnya.

“Itulah wujud dakwah Islam rahmatan lil-‘alamin di dunia nyata, bukan retorika dan kata-kata.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Jurnalis Cilik DUBES Bongkar Rahasia Sukses Prof Khozin, Pesannya Jelang TKA Bikin Siswa Tersentuh

Surabaya, liputanmu – Terus berkemajuan dan mencerahkan, tak menyangka mendapat kesempatan berharga, dua siswa kelas VI Al Ahkof SD...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img