Surabaya, liputanmu – Kepengurusan Pimpinan Cabang (Pimcab) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Sambikerep hasil Musyawarah Cabang (Musycab) yang digelar pada Ahad (28/12/2025) langsung bergerak cepat menyusun Struktur Kepengurusan Periode 2025–2028.
Melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu (31/12/2025) hingga Kamis (01/01/2026), bertempat di Masjid Al Ikhlas, Jelidro. Rapat ini menjadi forum penting untuk menyiapkan berbagai agenda lanjutan serta meneruskan program-program strategis dari kepengurusan cabang periode sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimcab Tapak Suci Sambikerep hasil Musycab 2025, Anang Dony Irawan, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi pondasi awal dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
“Kami ingin kepengurusan yang baru ini langsung bekerja secara terarah dan berkelanjutan. Fokus utama kami adalah menjaga prestasi para siswa, menyiapkan ujian dengan baik, serta memperkuat tata kelola organisasi agar lebih tertib dan profesional.” Ujarnya.
Selanjutnya, ia menegaskan tentang pentingnya kesinambungan program agar capaian positif periode sebelumnya dapat terus ditingkatkan.
“Sejumlah fokus pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut antara lain upaya menjaga dan meningkatkan prestasi para siswa Tapak Suci, persiapan ujian kenaikan tingkat, penguatan tata kelola organisasi, serta pengembangan program pembinaan lainnya.” Tandasnya.
Ia lantas mengungkapkan bahwa hampir seluruh calon Pengurus Cabang Tapak Suci Sambikerep hadir dan terlibat aktif dalam rapat koordinasi tersebut. Selain sebagai wadah konsolidasi dan kaderisasi kepengurusan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas wawasan ke-Tapak Suci-an dan ke-Muhammadiyahan bagi para pengurus, khususnya di wilayah Sambikerep.
“Tapak Suci bukan hanya soal prestasi bela diri, tetapi juga pembinaan karakter dan ideologi. Ini penting sebagai bekal kader Persyarikatan Muhammadiyah di masa depan.” Pungkasnya.
Penguatan pemahaman ideologi dan organisasi ini dinilai penting sebagai langkah strategis dalam menyiapkan kader-kader Persyarikatan Muhammadiyah yang berkarakter, berprestasi, dan siap melanjutkan estafet perjuangan di masa mendatang. (Nafisa Muth)














