Wednesday, May 6, 2026
Wednesday, May 6, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi kehidupan : Sederhana bukan Kekurangan, Tapi Jalan Pulang Menuju Ketenangan

Must Read

Inspirasi kehidupan : Sederhana bukan Kekurangan, Tapi Jalan Pulang Menuju Ketenangan

Oleh Ustadz Taufik Hidayanto 

(Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

Di sebuah rumah sederhana, seseorang duduk dengan tenang. Tidak banyak hiasan mewah, tidak ada kemegahan yang berlebihan. Hanya dinding anyaman, kayu tua, tanah yang membumi, lukisan alam, dan suasana yang mengingatkan bahwa hidup tidak selalu harus tinggi agar terasa mulia.

Kesederhanaan bukan tanda kekurangan. Dalam pandangan hidup Islam, sederhana adalah cara menjaga hati agar tidak diperbudak oleh dunia. Duduk tenang di tempat yang biasa, dengan wajah yang lapang, adalah gambaran bahwa kemuliaan tidak selalu tampak dari pakaian, bangunan, atau harta.

“Kemuliaan sejati lahir dari iman, akhlak, syukur, dan istiqomah”

Hidup ini seperti rumah tua yang tetap berdiri karena tiangnya kuat. Begitu pula manusia. Yang membuatnya tegak bukan pujian orang, bukan banyaknya milik, tetapi keyakinan kepada Allah. Selama hati bersandar kepada-Nya, hidup yang sederhana pun menjadi lapang. Rezeki yang cukup terasa berkah. Langkah yang pelan tetap bernilai ibadah. Hari-hari yang biasa menjadi jalan menuju ridha Allah.

Istiqomah adalah memilih tetap baik, meski tidak dilihat. Tetap shalat, meski sibuk. Tetap jujur, meski ada kesempatan untuk menyimpang. Tetap rendah hati, meski pernah berhasil. Tetap bersyukur, meski belum semua keinginan tercapai. Inilah jalur hidup yang membumi: tidak sombong ketika naik, tidak hancur ketika turun.

Dalam Islam, kemudahan bukan berarti hidup tanpa ujian. Kemudahan adalah ketika Allah memberi hati yang kuat, pikiran yang jernih, dan langkah yang terarah. Orang yang dekat dengan Allah tidak selalu memiliki segalanya, tetapi ia diberi kemampuan untuk merasa cukup. Ia tahu kapan harus berusaha, kapan harus bersabar, dan kapan harus menyerahkan hasil kepada Allah.

Gambar ini mengajarkan sebuah pandangan hidup: jadilah manusia yang sederhana, tetapi tidak rendah nilainya. Jadilah pribadi yang membumi, tetapi tinggi dalam iman. Jangan mengejar dunia sampai kehilangan arah akhirat.

“Ambillah rezeki dengan halal, jalani hidup dengan syukur, rawat keluarga dengan kasih sayang, hormati sesama, dan tetaplah berjalan di jalan Allah”

Sebab hidup yang mulia bukan hidup yang paling ramai dipuji manusia, melainkan hidup yang pelan-pelan mendekatkan diri kepada Allah.

“Sederhana dalam tampilan, istiqomah dalam ibadah, bersih dalam niat, dan lapang dalam syukur, serta teguh dalam jalan Islam”

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Makbar Capacity Building : Saat Keluh Menjadi Abu, dan Asa Menyala Bersama Bara

Malang, liputanmu — Malam itu, Sabtu (02/05/2026) dalam rangkaian kegiatan Capacity Building Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya, suasana...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img