Friday, July 24, 2026
Friday, July 24, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Parenting Spemma Pucang Surabaya: Pentingnya Bijak Bermedia Sosial, Membangun Karakter Anak Era Digital

Must Read

Surabaya, liputanmu – Dalam Parenting yang bertajuk; “Bijak Bermedia Sosial, Membangun Karakter Anak Era Digital”,  narasumber Dr. Wiwin Hendriani, S.Psi., M.Si., dari dosen Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya menyoroti para orang yang terlalu kontrol Kepada anak-anaknya.

Parenting ini menutup rangkaian kegiatan Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya di Convention Hall Surabaya, pada Sabtu (18/07/2026).

”Anak-anak jangan terlalu dikontrol. Kalau kontrol eksternalnya terlalu dominan. Maka kontrol internalnya jadi berkurang. Jadi anak-anak itu lebih banyak didengarkan perkataannya. Ketika anak saya memasuki jenjang pendidikan SMP saya menahan diri untuk terlalu banyak memberikan nasihat, sebaliknya saya lebih banyak mendengarkan perkataan anak. Dan kepada anak-anak sebelum posting di media sosial harus dipikirkan berulang kali untung ruginya.” Ujar Dr. Wiwin Hendriani, S.Psi., M.Si., dosen Psikologi UNAIR Surabaya ini.

Duet Menyanyi Menambah Asyiknya Penutupan Fortasi Spemma 2026

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, dua siswi peserta Fortasi 2026, Aubrey Azka Calista dan Mecca Az Zahra yang ditemui disela-sela penutupan Fortasi mengaku senang bisa mengikuti Fortasi di Spemma. Menurut kedua siswa mengisi acara dengan duet menyanyikan lagi Sherina Munaf berjudul; “Senandung” ini seru banget, bisa dapat banyak teman baru dan kakak kelasnya baik banget.

Sedangkan terkait tema Fortasi 2026; ”Bijak Bermedia Sosial”, Aubrey dan Mecca mengatakan, saat narasumber yang dihadirkan dalam penjelasannya mengatakan harus berfikir ulang sebelum posting.

”Dan komentar harus yang baik-baik dan jangan percaya dengan media sosial 100%, karena bisa jadi itu fitnah atau hoax. Sebelum posting harus difikirkan, ini boleh nggak ya diposting, sopan nggak ya. Kalau nggak faedah dan nggak sopan ngapain diposting.” Tegasnya.

Lebih lanjut, Aubrey dan Mecca mengaku akun IG-nya dipegang mamanya, sehingga yang posting mamanya dan dirinya hanya scrol-scrol. Meski demikian Aubrey dan Mecca sering banyak mendapatkan “ngebolang” atau mendapatkan job-job untuk perform bersama grup bandnya, bahkan dari media sosial IG, kedua siswi ini sering kali mendapatkan endors.

”Dari media sosial itu keuntungannya kami dapat ngebolang dan endorsan. Pokonya banyak keuntungannya, terkenal iya, dapat job iya.” Tandasnya dengan wajah sumringah. (fen).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Empat Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Calon Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Surabaya Periode 2026–2030

Surabaya, liputanmu — Panitia Pemilihan Kepala Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Surabaya secara resmi mengumumkan nama-nama...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img