Friday, July 24, 2026
Friday, July 24, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Surat Keputusan Berdirinya Cabang Wonokromo Muhammadiyah Jawa Timur Tahun 1976, Benarkah?

Must Read

Surabaya, liputanmu – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Surabaya telah ditetapkan berdirinya oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur pada tanggal 29 Syawal 1396 H / 23 Oktober 1976 M, dimana tahun ini memasuki tahun ke-50. Jum’at (24/06/2026).

Namun, hal tersebut perlu kajian ulang dimana berdirinya PCM Wonokromo adalah Tahun 1960-an berdasarkan dokumen dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel, dan dokumen berdirinya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di lingkungan Muhammadiyah Wonokromo.

Hal ini disampaikan oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Sekretaris PCM Wonokromo yang juga anggota tim sejarah Muhammadiyah Kota Surabaya.

“Memang berdasarkan dokumen Surat Keputusan Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur No. II/009/1976, maka PCM Wonokromo berdiri tahun 1976, dan tahun ini Milad Ke-50.” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dalam dokumen tersebut, Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur, mengeluarkan Surat Keputusan atas dasar surat permintaan pembaharuan ketetapan berdirinya Cabang Wonokromo no. A-1/28/K/MW/1976 tanggal 15 Juni 1976 yang disertai persetujuan dari Pimpinan Muhammadiyah Daerah Kodya Surabaya.

“Berdasarkan pertimbangan tersebut, diputuskan berdasarkan Rapat Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur pada tanggal 22 September 1976. Sedangkan surat dinyatakan berlaku terhitung mulai tanggal 29 Syawal 1396 H atau bertepatan dengan 23 Oktober 1976 M.” Ungkapnya.

Catatan Penting Sejarah PCM Wonokromo

  • Wilayah Cakupan: Menetapkan dan mengesahkan berdirinya Muhammadiyah Cabang Wonokromo yang meliputi wilayah Kecamatan Wonokromo, Kodya Surabaya.
  • Penandatangan Dokumen: Disahkan di Surabaya pada tanggal 29 Syawal 1396 H / 23 Oktober 1976 M atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah oleh Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur yang ditandatangani oleh Ketua K.H. Anwar Zain dan Sekretaris Marsuki Yatim. (Humas/Gus).

Ringkasan Transkripsi & Narasi

Pertama, Gerakan Muhammadiyah di Cabang Ngagel telah dirintis sejak awal tahun 1960-an oleh Bp. KH. Abdullah Wasi’an. Ketika itu nama “NGAGEL” diambilkan dari nama basis gerakan yaitu “Lingkungan Ngagel”.

Lingkungan ini merupakan bagian dari wilayah kerja Cabang Surabaya Selatan. Karena terlalu luas, kemudian dipecah menjadi dua, yaitu Cabang Wonokromo dan Cabang Ngagel. Mula-mula wilayah kerja Cabang terdiri dari:

  1.  Ranting Kalibokor (1961)
  2.  Ranting Bagong (1962)
  3.  Ranting Juwingan (1962)
  4.  Ranting Bratang (1963)

Kedua, Sentuhan dakwah amar ma’ruf nahi munkar terus mendapat simpati para anggotanya. Sejalan dengan peningkatan kegiatan/program kerja organisasi, berkembang pula aspirasi anggota untuk membangun dan mendirikan organisasi gerakan ini di ranting-ranting baru, sehingga basis yang semula terdiri dari 4 ranting, kini berkembang ke arah Timur.

  1. Dokumen bersejarah ini merekam babak penting pertumbuhan Muhammadiyah di Kota Surabaya, khususnya kawasan Ngagel.
  2. Berawal dari wilayah administratif Cabang Surabaya Selatan yang terlampau luas, inisiatif pemekaran melahirkan Cabang Wonokromo dan Cabang Ngagel di bawah kepeloporan KH. Abdullah Wasi’an.
  3. Ekspansi dakwah yang sistematis terbukti dari berdirinya empat ranting pertama secara bertahap: Kalibokor (1961), Bagong (1962), Juwingan (1962), hingga Bratang (1963).
  4. Respon positif masyarakat terhadap dakwah amar ma’ruf nahi munkar mendorong lahirnya aspirasi kuat untuk memperluas jangkauan organisasi ke wilayah timur, menjadikan Cabang Ngagel basis pergerakan Islam berkemajuan yang kokoh di Surabaya.
  5. Sedangkan PCM Wonokromo dalam catatan administrasi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, terdapat 6 Ranting Muhammadiyah, yakni; Jagir Mulyo, Jagir Sidomukti, Darmorejo, Ciliwung, Wonokromo dan Ketintang.

“Nah, 6 Ranting Muhammadiyah tersebut sedang kami telusuri, sebab ada data yang berbeda. Saat ini kita mempunyai 5 Ranting Muhammadiyah, yang dokumen pengurusannya tergolong masih baru secara administrasi, yakni; Jagir, Jagir Mulyo, Darmo, Wonokromo dan Sawunggaling.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Empat Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Calon Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Surabaya Periode 2026–2030

Surabaya, liputanmu — Panitia Pemilihan Kepala Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Surabaya secara resmi mengumumkan nama-nama...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img