Surabaya, liputanmu – Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Ustadzah Luluk Humaida, M.Pd.I., tegaskan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Wonokromo komitmen kembangkan kurikulum internasional dan penguatan program tahfidz.
Hal ini disampaikan saat menghadiri Wisuda Purnasiswa Ke 53 Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya di Ballroom BG Junction Surabaya pada Ahad (21/06/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dan terasa istimewa, dihadiri oleh jajaran Pimpinan Muhammadiyah, mulai dari Cabang hingga Daerah, diantaranya; Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo; Ketua Ustadz Ir. Lukman, Sekretaris Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo, Ustadzah Luluk Humaida, M.Pd.I.
Hadir juga Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Drs. Catur Anang Hutoyo, dan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes.
“Saat ini, AUM PCM Wonokromo sudah memiliki kurikulum yang menerapkan standar pembelajaran internasional serta tahfidz Al-Qur’an.” Ujar Ustadzah Luluk Humaida, M.Pd.I.
Lebih lanjut, Ustadzah Luluk, panggilan akrabnya, menyampaikan bahwa Ilmu agama yang telah dipelajari selama bersekolah di Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya dapat diimplementasikan dalam kehidupan kesehariannya.
“Anak-anak jangan lupa, Ilmu agama yang telah dipelajari selama bersekolah di Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.” Tegasnya.
Di akhir sesi, Ustadzah Luluk mendoakan agar ayah/bunda dipermudah rezekinya dalam menyekolahkan ananda di jenjang sekolah berikutnya, terutama Sekolah Muhammadiyah di Wonokromo; Sekolah Berbasis Pesantren, Boarding School SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya. (Habib/Kontributor Sekolah Inovatif).














