Monday, June 29, 2026
Monday, June 29, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Kepala Spempat Gadung Surabaya Hadiri Kajian Pencerah Ahad Pagi, Tekankan Makna Hijrah dalam Dunia Pendidikan

Must Read

Surabaya, liputanmu – Kepala Sekolah Berbasis Pesantren, Boarding School SMP Muhammadiyah 4  (Spempat) Gadung Surabaya sekaligus Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Wonokromo, Ustadzah Laili Rahmi, S.Pd., MM., menghadiri Kajian Pencerah Ahad Pagi. Kehadirannya bersama keluarga sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan semangat dakwah Muhammadiyah. Ahad (28/06/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh (MT) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bubutan, Surabaya berlangsung penuh khidmat dan diikuti kurang lebih 1.300 orang.

Dalam tausiyahnya, Prof. Dr. KH. M. Sirajuddin Syamsuddin, MA., Ph.D., yang sering dipanggil Din Syamsuddin, Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Periode 2005-2015, menyampaikan materi yang mengangkat tema tentang makna hijrah.

Menurutnya, hijrah tidak sekadar dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi lebih kepada perubahan diri menuju pribadi yang lebih baik dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Menanggapi materi tersebut, Ustadzah Laili Rahmi, Kepsek Spempat Gadung Surabaya menyampaikan bahwa pesan hijrah sangat relevan untuk diterapkan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas sekolah harus diawali dengan perubahan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pendidik.

“Jika menginginkan jumlah peserta didik terus bertambah dan kepercayaan masyarakat semakin meningkat, maka guru harus senantiasa mengembangkan kompetensi serta meningkatkan kualitas diri. Guru yang terus belajar akan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna dan sesuai dengan kebutuhan zaman.” Ungkapnya.

Hikmah Penting Hijrah dalam Kehidupan 

KH. Din Syamsuddin juga menyampaikan bahwa keengganan untuk berkembang dapat membawa seseorang pada kondisi yang disebut sebagai adz-dzillah atau kehinaan, karena tidak mampu mengikuti perubahan dan tantangan yang terus berkembang.

Pengajian Sang Pencerah kali ini memberikan inspirasi dan motivasi yang mendalam bagi para peserta, khususnya guru-guru Muhammadiyah, untuk terus berhijrah dalam arti memperbaiki kualitas diri, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat dedikasi dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap menghadapi masa depan.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh insan pendidikan Muhammadiyah untuk terus melakukan transformasi diri, sehingga mampu menghadirkan pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (LR).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Drumband Taruna Bhaskara Kwarda HW Bojonegoro Sedot perhatian masyarakat Sidomukti – Kepohbaru

Bojonegoro, liputanmu - Penampilan Drumband Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Bojonegoro berhasil menyedot perhatian masyarakat Desa Sidomukti, Kecamatan...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img