Tuesday, March 10, 2026
Tuesday, March 10, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Kuatkan Karakter Islami, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya Gelar Pesantren Karakter di TIB

Must Read

Surabaya, liputanmu – Guna menguatkan karakter Islami siswa, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya mengadakan Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) yang biasa disebut dengan Pesantren Karakter selama dua hari satu malam, dimulai pada Jum’at-Sabtu, 31 Januari – 1 Februari 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lantai 2 The Islamic Building (TIB) Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya, yang berlangsung hikmat dan penuh semangat siswa. Dengan mengusung tema; “Become True Muslim : Menjadi Muslim Sejati”, dengan dua materi, yaitu 7 Habits Of Higly Successful Student (7 Kebiasaan Siswa yang Sangat Sukses) dan The Miracle Of Shalat (Keajaiban Shalat), dilaksanakan di aula Sekolah Karakter.

Kegiatan ini berawal dengan siswa mengikuti shalat Ashar secara berjamaah di masjid Al-Mufidah, dilanjutkan pembukaan dan pembacaan qalam ilahi oleh ananda Putri kelas 5 Dermawan dan Delisha kelas 5 Filantropi serta kontrak belajar selama kegiatan berlangsung.

Materi 7 Habits Of Higly Successful Student

Materi pertama tentang 7 Kebiasaan Siswa Yang Sangat Sukses. Materi ini disampaikan oleh Ustadzah Norma Setyaningrum M.Pd., Kepala Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Ia menjelaskan pentingnya 7 kebiasaan sukses bagi siswa.

“Apakah kalian sepakat orang sukses itu tergantung kebiasaannya ?” Tanyanya.

“Iya, sangat sepakat”. Sahut para siswa.

Selanjutnya, ia memberikan contoh kebiasaan Mark Zuckerberg pendiri Facebook yang membuat dia sukses di waktu mudah, Kevin Systrom, Bill Gates, hingga Muhammad Al-Fatih yang dari kalangan muslim.

Dalam paparannya, ia juga menjelaskan tentang 7 kebiasaan anak Indonesia hebat yang telah disosialisasikan oleh Kemendikdasmen Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

“Ada tujuh kebiasaan baru anak Indonesia hebat yang disosialisasikan oleh Kemendikdasmen Republik Indonesia, yaitu bangun lebih awal, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, belajar, bermasyarakat dan tidur lebih cepat. Sekolah kita, Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya, juga sudah menerapkan.” Tegasnya.

Ustadz Ferry Yudi Antonis Saputro, M.Pd., Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Menyampaikan Matari

Materi The Miracle Of Shalat

Materi kedua berupa keajaiban atau kedahsyatan shalat. Materi ini disampaikan oleh Ustadz Ferry Yudi Antonis Saputro, M.Pd., Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya.

Membuka materinya, Ustadz Ferry memancing siswa dengan pertanyaan pemantik yang membuat para siswa bersinergi kembali semangatnya, meskipun banyak yang sudah mulai bosan dan ngantuk.

“Siapakah yang cinta ayah angkat tangan kanan ?

“Siapa yang sayang bunda angkat tangan kiri ?

“Siapa yang sayang dan cinta kepada ayah bunda angkat kedua kakinya ?” Tanyanya.

Sontak para siswa mengangkat kedua tangan dan kedua kakinya sambil ketawa, karena belum mengerti maksud pemateri.

“Seorang anak yang memang cinta dan sayang kepada orang tuanya harus berkorban, dengan menggerakkan tangan dan kaki atau bahkan seluruh tubuhnya, bukan hanya kedua tangannya saja.” Ujarnya.

Dalam penjelasan, ia juga menjelaskan pentingnya shalat dan hikmah-hikmahnya dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Karena hanya dengan shalat lah kita bisa berkomunikasi secara langsung kepada Allah SWT. Bahkan, saking istimewanya ketika kita berkeluh-kesah dan bermunajat di tanah pada saat sujud, hal tersebut dapat dilihat dan didengar oleh penghuni langit, Masyaallah.” Imbuhnya.

Kemudian, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan istirahat malam dan bangun sebelum subuh untuk melaksanakan shalat qiyamul lail, shalat subuh berjamaah, muraja’ah, dilanjutkan senam pagi dan diakhiri dengan penutupan. Dalam penutupan, ada pembagian reward bagi mereka yang sudah menjalankan kontrak belajar dengan baik.

“Pesantren karakter kali sangatlah asik dan seru. Apalagi materinya sangatlah mudah dipahami sampai aku sangat aktif bertanya, tapi sayang ini Pesantren Karakter saya yang terakhir InsyaAllah, karena saya sudah kelas 6.” Ungkap Davan siswa kelas 6 cerdas dengan nada semangat.

Sementara itu, Kinan Ibrahim Driandana, siswa kelas 5 filantropi mengatakan bahwa dirinya juga sangat senang ikut Pesantren Karakter kali ini.

“Saya sangat senang, bahkan jika ada lagi saya akan ikut, karena saya masih duduk kelas 5 filantropi. Materinya terkadang membuat ketawa lucu, membakar semangat hingga terharu, sedih karena ingat jerih payah ayah bundaku.” Pungkasnya. (Syamsul Arifien)

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Inspirasi Kehidupan : Filantropi Islam

Inspirasi Kehidupan : Filantropi Islam Oleh Ustadz Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. (Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah) Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img