Surabaya, liputanmu – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kelima yang dilaksanakan Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menjadi ajang dua Jurnalis kelas 5 beraksi, pada Jum’at pagi, 18 Juli 2025.
Dhia Syarafana Agustin dan Verena Elvina Aisyah tanggap dan peka, Last MPLS jadi momen peliputan langsung di aula gedung The Islamic Building (TIB), lantai 2 Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya.
Duet jurnalis kebanggaan Sekolah Karakter yang berlokasi dikawasan Ketintang Surabaya memanfaatkan atraksi penampilan ekskul English Fun, Tapak Suci dan Paskib sebagai sarana memotret maupun mem-video.
Selain menyaksikan unjuk keberbakatan ekskul, anak-anak didik kelas 1 Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya juga dikenalkan budaya lokal yaitu minuman sinom.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Elvira Nuraprilia, S.Pd., Ketua Panitia MPLS Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk mengenalkan budaya lokal dengan tujuan supaya anak-anak mengetahui berbagai budaya di Indonesia, salah satunya minuman.
“Kita kenalkan minuman sinom, agar anak-anak kelas 1 tahu salah satu minuman seperti sinom itu yang memiliki banyak khasiat, misalnya menjaga kesehatan tubuh kita, yang membuatnya dengan cara menggunakan bahan-bahan alami.” Ungkapnya disela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalam proses pembuatan sinom, yang harus disiapkan adalah bahan alami seperti sere, daun asam yang masih muda, asam jawa, kunyit (kupas kulitnya & haluskan), gula merah, garam halus.
“Untuk cara membuat sinom, siapkan air secukupnya untuk direbus. Setelah mendidih, masukkan gula merah dan gula pasir lalu aduk hingga larut dan merata. Cuci daun asam atau sinom hingga bersih. Masukkan daun asam atau sinom ke dalam rebusan air mendidih tersebut.” Ulas Ustadzah yang mengajar di kelas 1 ini.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa setelah bahan tercampur rata, lalu lakukanlah penyaringan sebanyak 2 kali hingga rebusan air sinom benar-benar jernih.
“Usai sinom siap, langkah selanjutnya dituangkan ke gelas plastik dan botol plastik serta ditutup rapat. Penggunaan media gelas atau botol plastik bertujuan agar minuman sinom tidak tumpah dan mengotori seragam atau lantai.” Pungkasnya. (Penulis: Dhia; Fotografer: Vina)














