Jombang, liputanmu – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya sukses gelar Rapat Kerja (Raker) Periode 2026, pada hari Sabtu-Ahad (13-14/12/2025) di Muhammadiyah Training Center (MTC) Wonosalam Kabupaten Jombang.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ustadz Muhammad Khoirul Abduh, S.Ag., M.Si., serta seluruh jajaran PDM Kota Surabaya dan perwakilan Majelis dan Lembaga PDM Kota Surabaya.
Hadir juga organisasi otonom Muhammadiyah (Ortom) tingkat Kota Surabaya; PD ‘Aisyiyah, PD Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA), PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), PD Pemuda Muhammadiyah (PM), Pimda Tapak Suci (TS) Putera Muhammadiyah, Kwarda Hizbul Wathan (HW), dan PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Ketua PDM Kota Surabaya, Ustadz Dr. H. M. Ridlwan, M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Majelis dan Lembaga yang telah menunjukkan kinerja luar biasa, bahkan ada yang melampaui target Program Kerja Tahun 2025.
Ia kemudian bentuk apresiasi, PDM Kota Surabaya mengumumkan kebijakan penting terkait anggaran untuk Majelis dan Lembaga, dan reward umroh bagi yang yang terbaik dalam melaksanakannya.
“Pada tahun 2025, setiap Majelis dan Lembaga dianggarkan Rp25 juta per tahun. Melihat kinerja yang luar biasa, insya Allah untuk tahun 2026, anggaran ini akan ditingkatkan menjadi Rp50 juta per Majelis/Lembaga.” Tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kenaikan ini bertujuan untuk memacu semangat agar program kerja dapat berjalan lebih efektif dan efisien, meskipun dengan fokus pada kualitas dan dampak, bukan kuantitas.
“Efektivitas dan efisiensi dalam penyerapan anggaran, dengan harapan kegiatan yang dilaksanakan tidak terlalu banyak, namun berkualitas.” Tandas Ustadz Ridlwan, panggilan akrabnya yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya, sekarang Umsura).
Ia kemudian menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan semangat dalam melaksanakan program kerja, PDM Kota Surabaya juga memberikan apresiasi khusus bagi Majelis dan Lembaga dengan kinerja terbaik.
“Majelis yang menunjukkan kinerja terbaik dan tata kelola keuangan yang efektif dan efisien, khususnya Majelis Pendayagunaan Wakaf, akan difasilitasi untuk menjalankan ibadah Umrah melalui kerjasama dengan KBIHU Muhammadiyah.” Ungkapnya.
Ia kemudian mengingatkan kepada Majelis yang belum optimal dalam menyerap anggaran untuk berkoordinasi dengan Wakil Ketua yang membidangi, sehingga fasilitas dari PDM bisa termanfaatkan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut juga, PDM Kota Surabaya merumuskan tiga program strategis dan unggulan yang menjadi prioritas pada tahun 2026., yakni:
“Program pertama adalah pengembangan Gedung Dakwah atau Pusat Dakwah Muhammadiyah, dengan fokus utama pada renovasi dan peningkatan gedung yang ada.” Katanya dengan penuh semangat.
Ia lantas menargetkan pada tahun 2026 bisa menyelesaikan lantai dua, sementara target jangka panjangnya adalah mewujudkan gedung tiga lantai pada 2027, termasuk hall besar di lantai tiga untuk kegiatan warga Muhammadiyah Surabaya.
Kedua, adalah Pembangunan Masjid Raya Muhammadiyah atau Islamic Center Muhammadiyah yang berlokasi di sebelah Terminal Osowilangon. Program ini didukung oleh Majelis Wakaf yang menunjukkan kinerja keuangan baik, efektif, dan efisien.
“Fokus utama saat ini adalah menyelesaikan proses wakaf tanah agar pembangunan dapat dilanjutkan dengan aman.” Tandasnya.
Ketiga, Pembangunan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Surabaya Barat, yang masih minim fasilitas pendidikan SLTA Muhammadiyah. Prioritas diberikan pada pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan siswa.
“Majelis Dikdasmen dan PNF ditugaskan untuk melakukan studi kelayakan, dengan anggaran awal difokuskan pada biaya perizinan.” Tegasnya.
“Seluruh program ini dapat terwujud untuk meningkatkan pelayanan dan syiar Muhammadiyah di Kota Surabaya.” Pungkasnya. (Humas/Gus).














