Sunday, March 15, 2026
Sunday, March 15, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi kehidupan: Gerobak Sederhana, Misi Luar Biasa

Must Read

Inspirasi kehidupan: Gerobak Sederhana, Misi Luar Biasa

Oleh Ustadz Agus Suwandi

(Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

Ini Alasan PCM Wonokromo Dukung Konco Kopimu?

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo turun langsung mendukung penjual kopi gerobak Konco Kopimu. Kisah jihad ekonomi bermartabat dari pinggir jalan.

“Jalan bukan penghalang, melainkan ladang jihad ekonomi yang penuh kehormatan.” sebuah ungkapan filosofis dari Ustadz Agus Suwandi. 

Wonokromo, Surabaya, pemandangan sederhana di sekitaran Masjid Al-Falah Surabaya di Raya Darmo menyimpan pesan besar tentang kemandirian, perjuangan, dan jihad ekonomi.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo melakukan kunjungan langsung untuk memberikan dukungan moral kepada pelaku usaha kecil, penjual kopi gerobak Konco Kopimu, sebagai bentuk penguatan semangat usaha umat.

Di bawah rindangnya pepohonan jalan, sebuah gerobak bertuliskan; “Kopi Premium Rasa Bintang Lima”, menjadi saksi bahwa jalanan bukanlah simbol keterbatasan, melainkan ruang perjuangan yang bermartabat.

Jihad Ekonomi Dimulai dari Gerobak Sederhana

Kunjungan PCM Wonokromo ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Ini adalah pesan nyata kata Ustadz Barid; “Dakwah tidak hanya di mimbar, tetapi juga hadir di tengah pelaku usaha kecil yang berjuang mencari nafkah halal”.

Penjual kopi gerobak seperti Konco Kopimu adalah contoh nyata jihad ekonomi: “Bangun pagi, menyiapkan dagangan, melayani pembeli dengan senyum, dan tetap bertahan di tengah tantangan ekonomi”.

Gerobak ini mungkin sederhana, tetapi nilai yang dibawa sangat besar, yakni:

  • Menjaga kehormatan dengan usaha sendiri.
  • Menghindari ketergantungan.
  • Menggerakkan ekonomi umat dari level paling dasar.
  • Menjadikan aktivitas jual beli sebagai bagian dari ibadah.

PCM Wonokromo: Menguatkan, Bukan Hanya Menyaksikan

Kehadiran pimpinan PCM Wonokromo menunjukkan komitmen bahwa Muhammadiyah hadir dalam penguatan ekonomi umat. Dukungan seperti ini memberi dampak psikologis besar bagi pelaku usaha kecil: mereka merasa tidak berjalan sendiri.

Ini juga menjadi edukasi sosial bahwa mendukung pedagang kecil adalah bagian dari; Solidaritas umat, Penguatan ekonomi berbasis komunitas, dan Implementasi nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Konco Kopimu: Kopi Premium, Semangat Premium

Nama Konco Kopimu bukan sekadar merek. Ia membawa filosofi kebersamaan. Konco berarti teman — kopi ini hadir sebagai teman perjuangan, teman ngobrol, dan teman menguatkan hari.

Yang membuatnya istimewa bukan hanya rasa kopinya, tetapi; Niat mencari nafkah halal, Ketekunan di tengah keterbatasan,  Semangat tidak menyerah, Senyum yang tetap hangat untuk pelanggan.

“Inilah wujud ekonomi bermartabat”

Membeli Kopi = Mendukung Perjuangan

Masyarakat yang membeli kopi di gerobak seperti KONCO KOPIMU bukan hanya melakukan transaksi biasa. Mereka ikut: Menguatkan pejuang nafkah halal, Menggerakkan ekonomi umat, Menjaga semangat usaha kecil, Menjadi bagian dari rantai kebaikan sosial.

“Setiap tegukan kopi menjadi simbol bahwa umat ini memilih bangkit, bukan mengeluh”

Jalanan Bukan Hambatan, Tapi Ladang Perjuangan

Gerobak kopi di pinggir jalan membuktikan satu hal penting ungkap Ustadz Agus Suwandi: “Jalan bukan penghalang, melainkan ladang jihad ekonomi yang penuh kehormatan”

Semangat seperti inilah yang perlu didukung bersama. Karena perubahan besar dalam ekonomi umat sering kali dimulai dari usaha kecil yang dijaga bersama.

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Ketua PCM Wonokromo : Selamat Milad Ke-48, Momentum untuk Bergerak Lebih Cepat 

Surabaya, liputanmu – Momentum Semarak Ramadan 1447 H sekaligus Milad ke-48 (09 Maret 1978-09 Maret 2026), Sekolah Karakter SD...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img