Sidoarjo, Liputanmu-Kesibukan dan padatnya rangkaian kegiatan tidak menjadi alasan bagi siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) untuk melalaikan kewajiban beribadah. Di tengah pelaksanaan Acalapati Smamita 2026, para siswa tetap menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan karakter religius dengan melaksanakan ibadah wajib secara berjamaah, Rabu (17/6/2026).
Suasana khidmat tampak ketika seluruh peserta, panitia, dan pengurus yang terlibat dalam kegiatan Acalapati menghentikan sejenak aktivitasnya untuk menunaikan salat wajib berjamaah. Momen ini menjadi bukti bahwa pembentukan karakter spiritual berjalan beriringan dengan pengembangan kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan manajerial siswa.
Acalapati sendiri merupakan ajang edukatif yang melibatkan seluruh siswa dan berbagai Organisasi Otonom (Ortom) di lingkungan Smamita sebagai wadah pembelajaran kepemimpinan, kerja sama tim, serta penguatan nilai-nilai keislaman.
Melalui pembiasaan ibadah wajib di tengah padatnya agenda kegiatan, siswa diajak untuk memahami pentingnya menjadikan agama sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas. Nilai disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran spiritual pun terus ditanamkan agar menjadi bagian dari karakter yang melekat dalam diri setiap peserta didik.
Waka Humas Smamita Mokhamad Ikhwan SPd menyampaikan bahwa kegiatan Acalapati tidak hanya berfokus pada keberhasilan teknis penyelenggaraan acara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang seimbang antara intelektual, sosial, dan spiritual.
âMelalui kegiatan ini, kami ingin membiasakan siswa untuk tetap menjaga kewajiban beribadah di mana pun dan dalam kondisi apa pun. Kesuksesan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari kemampuan peserta untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan,â ujarnya.
Semangat religius yang ditunjukkan para siswa mendapat apresiasi dari para guru pendamping. Mereka menilai bahwa kebiasaan tersebut menjadi modal penting dalam membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin, dan berintegritas.
Dengan semangat âberprestasi tanpa melupakan kewajiban kepada Allah SWTâ, Acalapati Smamita 2026 tidak hanya menjadi panggung pengembangan potensi siswa, tetapi juga menjadi ruang pembiasaan karakter religius yang akan menjadi bekal berharga bagi kehidupan mereka di masa depan.
(Nashiiruddin)














